berita

Penipuan Titik Dapur Gizi Capai Miliaran Rupiah, BGN Gandeng Bareskrim Usut Jaringan

Jumat, 29 Mei 2026 | 15:38 WIB
Polres Lombok Timur sidik penipuan titik dapur Makan Bergizi Gratis senilai Rp950 juta. BGN duga ada sindikat terorganisir.

Sulawesitoday - Polres Lombok Timur resmi menaikkan status kasus dugaan penipuan jual beli titik dapur pemenuhan gizi ke tahap penyidikan setelah satu lokasi dihargai hingga Rp950 juta.

"Pada 29 Mei 2026 kami akan menerbitkan surat perintah penyidikan," kata Kapolres Lombok Timur AKBP I Komang Sarjana di Polda Nusa Tenggara Barat.

Polisi bergerak cepat memeriksa laporan warga terkait praktik lancung bermodus penawaran jasa verifikasi program Makan Bergizi Gratis.

Baca Juga: Viral Kambing Naik Atap Masjid Diduga Takut Jadi Kurban, Warga Heboh

Pelaku berinisial S menjerat para korban dengan modal foto bareng pejabat demi meyakinkan publik memiliki relasi kuat dengan orang dalam Badan Gizi Nasional.

Sindikat ini bergerak lincah dari satu wilayah ke wilayah lain dengan pola yang sangat mirip.

Sebelum terendus di Lombok, aksi lancung sejenis juga membongkar kerugian Rp400 juta di Batam dan membobol dompet puluhan korban di Jawa Barat hingga Rp1,9 miliar.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Sony Sonjaya mencium aroma keterlibatan kelompok terstruktur yang bergerak rapi di balik bisnis haram ini.

"Saya pegang bukti-bukti, bukan hanya orang tidak dikenal, ada orang juga yang satu organisasi," ujar Sony saat membeberkan dokumen penelusuran internal.

Baca Juga: Nekat Panjat Tower BTS Demi Pantau Suami Kerja, Warga Panik Histeris

Manajemen Badan Gizi Nasional kini menggandeng Bareskrim Polri untuk melacak seluruh aliran dana serta memburu aktor intelektual yang mengendalikan jaringan.

Instansi penanggung jawab program nutrisi nasional itu memastikan sistem verifikasi internal mereka tetap bersih dari keterlibatan pegawai sejauh ini.

Tags

Terkini