berita

Angin Kencang Robohkan Pohon Raksasa di Majene, Dua Rumah Hancur

Jumat, 10 Januari 2025 | 18:33 WIB
Angin kencang di Majene robohkan pohon raksasa, dua rumah rusak parah. Warga gotong-royong bersihkan puing. Harapan bantuan masih tinggi.

Sulawesitoday - Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Dusun Puare, Desa Buttu Pamboang, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Sebuah pohon kemiri berukuran besar tumbang akibat cuaca buruk pada Jumat (10/1/2025) dan menimpa dua rumah warga. Bagian dapur kedua rumah itu mengalami kerusakan parah, dengan kerugian diperkirakan mencapai delapan juta rupiah.

Menurut laporan warga, hujan deras yang disertai angin kencang selama sekitar tiga jam menjadi penyebab utama tumbangnya pohon tersebut. Pj Kepala Desa Pamboang, Juliasman, menjelaskan bahwa kondisi cuaca saat itu benar-benar ekstrem.

"Anginnya kencang sekali, dan tiba-tiba pohon besar itu roboh ke arah rumah," ujar Juliasman saat dihubungi melalui telepon.

Proses evakuasi pohon tumbang ini ternyata tidak berjalan mudah. Ukuran pohon yang sangat besar dan keterbatasan alat berat membuat pembersihan area terdampak menjadi lambat. Meski begitu, warga setempat tidak tinggal diam. Mereka bahu-membahu bersama tim relawan untuk membersihkan puing-puing pohon yang menutupi rumah dan halaman.

Situasi ini mencerminkan betapa pentingnya kerja sama dalam menghadapi bencana. Warga Desa Buttu Pamboang menunjukkan semangat gotong-royong yang patut diapresiasi. Namun, kondisi seperti ini tidak bisa sepenuhnya diandalkan pada kekuatan warga saja. Juliasman berharap adanya bantuan dari pihak terkait untuk meringankan beban warga terdampak.

Baca Juga: Kronologi Kasus Rudapaksa Berulang Remaja 14 Tahun di Campalagian Polewali Mandar: Ancaman dan Uang Tutup Mulut

"Kami sangat mengharapkan bantuan agar warga bisa segera memperbaiki rumah mereka yang rusak," tambahnya.

Kejadian seperti ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, khususnya di wilayah Sulawesi Barat yang kerap dilanda hujan deras dan angin kencang. Peran pemerintah daerah dalam menyediakan peralatan evakuasi dan bantuan darurat sangat dibutuhkan.

Bencana memang tidak bisa dihindari sepenuhnya, tetapi mitigasi yang baik dapat mengurangi dampaknya. Para ahli menyarankan agar warga yang tinggal di dekat pohon besar melakukan pengecekan rutin, terutama pada musim penghujan. Langkah ini sederhana, tetapi efektif untuk mengurangi risiko pohon tumbang.

Bagi Anda yang tinggal di wilayah rawan bencana, tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem. Pantau informasi cuaca terkini dan siapkan diri menghadapi kemungkinan terburuk. Dan jika memungkinkan, bergabunglah dengan komunitas relawan yang bisa memberikan bantuan cepat saat bencana terjadi.

Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday

Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.

Tags

Terkini