berita

Dua Pria di Gorontalo Keracunan Ikan Buntal, Satu Meninggal Dunia

Senin, 27 Januari 2025 | 13:21 WIB
Dua pria Gorontalo keracunan ikan buntal, satu meninggal dunia, satu selamat. Hati-hati, racun tetrodotoxin dalam ikan ini sangat mematikan!

Sulawesitoday - Gorontalo Utara kembali dikejutkan oleh kasus keracunan akibat konsumsi ikan buntal. Dua pria, Haidin Arsyad (34) dan Ronal Muda (31), dilaporkan mengalami gejala serius setelah mengolah dan menyantap ikan buntal hasil tangkapan mereka sendiri. Peristiwa itu terjadi di Desa Milango, Kecamatan Tomilito, pada Minggu (26/1) pagi.

“Benar, ya gara-gara makan ikan buntal. Dokter yang menangani saudara saya Ronal bilang mereka keracunan setelah makan itu,” kata Sulastri Ladiku Muda, kakak Ronal, Senin (27/1).

Kejadian bermula ketika Haidin dan Ronal turun memancing di laut sekitar Desa Milango. Mereka hanya berhasil menangkap ikan buntal, yang kemudian diolah menjadi makanan khas Gorontalo, Ilabulo. Menurut keterangan Sulastri, keduanya menggunakan hati ikan buntal sebagai bahan utama masakan tersebut.

“Setelah selesai memasak, mereka langsung makan bersama. Tak lama setelah itu, keduanya mulai merasakan gejala aneh,” tambahnya.

Baca Juga: Sebanyak 4.677 Warga Gorontalo Terdampak Banjir, Air Capai 180 Cm

Haidin dan Ronal mengalami muntah-muntah, kejang-kejang, hingga pusing hebat. Sulastri yang melihat kondisi mereka segera membawa keduanya ke RSUD Zainal Umar Sidiki (ZUS) Gorontalo Utara. Namun, nyawa Haidin tak terselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.

“Kami tiba di rumah sakit sekitar pukul 10.00 Wita. Haidin langsung dinyatakan meninggal. Ronal masih dirawat, kondisinya sudah lebih baik, tapi masih pusing-pusing,” ungkap Sulastri.

Ikan buntal diketahui mengandung tetrodotoxin, racun saraf yang sangat berbahaya. Meski beberapa bagian ikan ini dianggap bisa diolah dengan cara tertentu, risikonya tetap tinggi, terutama jika bagian hati ikut dikonsumsi.

Kasus ini menjadi pengingat serius bagi masyarakat pesisir untuk berhati-hati saat mengolah hasil laut. Mengonsumsi ikan buntal tanpa pengetahuan yang memadai dapat berujung pada bahaya fatal.

“Ini pelajaran buat kami semua. Jangan coba-coba makan ikan buntal lagi, meski itu makanan khas. Nyawa lebih penting,” pungkas Sulastri.

Tags

Terkini