• Kamis, 4 Juni 2026

Ratusan Warga Sigenti Demo di Kantor Desa, Desak Kades Makaramah Mundur Sekarang

.
Aswadin, Sulawesi Today
- Senin, 28 April 2025 | 15:34 WIB
Warga Desa Sigenti mengecam investigasi DPRD, mendesak Kepala Desa Mohammad Makaramah mundur atau dicopot karena otoriter dan tak transparan.
Warga Desa Sigenti mengecam investigasi DPRD, mendesak Kepala Desa Mohammad Makaramah mundur atau dicopot karena otoriter dan tak transparan.

Sulawesitoday - Ratusan warga Desa Sigenti, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, turun ke jalan, Senin (28/4/2025).

Massa berkali-kali meneriakkan tuntutan yang sama: Kepala Desa Sigenti, Mohammad Makaramah, harus mundur atau diberhentikan dari jabatannya.

Aksi bermula pukul 10.00 WITA, ketika kerumunan bergerak dari rumah warga menuju kantor desa.

Mereka membawa spanduk berisi kecaman terhadap dugaan penyalahgunaan anggaran desa dan gaya kepemimpinan otoriter Makaramah.

Investigasi oleh Komisi I DPRD Kabupaten bersama Inspektorat dan Dinas PMD, menurut pendemo, tak lagi relevan.

“Kami tidak peduli dengan investigasi itu, yang kami inginkan Kepala Desa Sigenti mundur,” tegas Rahmatia Zainudin, salah satu koordinator aksi, di tengah sorak massa.

Seruan serupa dilontarkan berulang kali, menegaskan keteguhan warga atas tuntutan mereka.

Sejak dilantik awal 2024, Mohammad Makaramah dituding tak transparan dalam pengelolaan keuangan desa dan kerap mengambil keputusan sepihak.

Ketidakhadirannya di kantor desa saat jam kerja—informasinya sedang berada di luar kota—semakin memancing kemarahan.

“Ini contoh buruk dari penyelenggaraan pemerintahan desa,” ujar Moh. Sidik, Koordinator Lapangan, menyoroti absennya Makaramah ketika warga menagih janji-janji pembangunan.

“Warga sudah lelah dibisikan rencana, tetapi hasilnya jauh panggang dari api.”

Ketegangan memuncak saat massa membakar ban bekas di halaman kantor desa. Asap hitam mengepul tinggi, menutup pandangan dan menimbulkan suasana mencekam.

Baca Juga: Warga Moutong Timur Antusias Ikuti Sosialisasi JKK-JKM BPJS, Santunan hingga Beasiswa Jadi Andalan

Beberapa pendemo sempat terbatuk akibat bau asap, namun nyala api tak surut.

Halaman:

Editor: Aswadin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini