Sulawesitoday - Pusaran isu pengaturan proyek yang berseliweran menyeret nama besar Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Renny A Lamadjido. Tuduhan keterlibatan dalam skema pengaturan tender di RSUD Undata Palu memantik bantahan keras dari pejabat nomor dua Sulteng tersebut.
Isu bermula dari modus operandi yang diduga dilakukan Indrawati, staf RSUD Undata Palu, bersama Rio Lamadjido. Keduanya disebut mengatur alur komunikasi rekanan. Semua harus melewati mereka terlebih dahulu.
"Dengan tegas saya katakan itu tidak benar," ujar Renny saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (26/9/2025). Nada bicaranya tegas. Mata menatap tajam. "Kenapa saya bilang tidak benar? Karena semua usulan dari user. Dokter ahli yang akan menggunakan."
-
Bagaimana Modus Operandi Berjalan?
Kekesalan rekanan mencapai puncak. Pasalnya, mereka diwajibkan menghadap Rio jika ingin membicarakan proyek. Padahal Rio tidak memiliki kapasitas apapun di RSUD Undata Palu.
"Heran juga Rio ini siapa?" tutur seorang sumber yang enggan disebutkan namanya. "Indrawati masuk RSUD, pola pembagian berubah total. Semua berpusat di Program. Lucunya, orang ini pejabat juga bukan."
Sumber mengaku selalu diarahkan berbicara dengan Rio. Aneh memang. Komunikasi hanya lewat telepon dengan Indrawati. Ujung-ujungnya diminta ketemu Rio.
Alasan klasik selalu dilontarkan: "mengikuti perintah dari atas." Tentu saja hal ini membikin bingung. Perintah dari atas siapa?
"Disuruh ketemu Rio, langsung paham kan perintah dari atas itu dari siapa?" lanjut sumber dengan nada sarkastik. "Bukan menuduh, tapi siapa lagi? Kita bukan anak kemarin yang tidak mengerti bahasa isyarat."
Kondisi diperparah isu bahwa seluruh pekerjaan bersumber APBD disebut "punya orang atas." Frasa yang cukup familier di telinga birokrat.
-
Mengapa Rio Lamadjido Bungkam?
Rio Lamadjido yang coba dikonfirmasi via WhatsApp memilih bungkam. Pesan dibaca, tapi tak ada balasan. Hingga berita ini terbit, Rio tidak memberikan klarifikasi apapun.
Sikap diamnya justru menambah tanda tanya besar. Di mata publik, diam bisa diartikan macam-macam. Terlebih dalam kasus sensitif seperti ini.
Berbeda dengan Rio, Renny justru tampil di depan. Menjawab tuntas setiap pertanyaan wartawan. Bahkan menyebut tuduhan tersebut sebagai "fitnah kejam."
-
Bagaimana Track Record Renny Lamadjido?
Renny mengemukakan rekam jejaknya yang bersih. "Saya pernah jadi Direktur RS Anutapura, Direktur RSUD Undata, dan Kadis Kesehatan. Pernah tidak kamu dengar saya melakukan hal seperti itu?"
Pertanyaan retoris yang cukup tajam. Memang, selama menjabat di berbagai posisi strategis, nama Renny relatif bersih dari skandal korupsi.
Artikel Terkait
Ketika Orang Sulawesi Bertemu Gurun Mini di Yogya, Gumuk Pasir Parangkusumo yang Bikin Takjub
Prabowo Pulang dengan Hadiah Rp190 Triliun, Kanada Buka Pintu Lebar-lebar untuk Indonesia
Dugaan Bisnis Gelap di RSUD Undata Palu, Praktek Makelar Proyek dengan Komisi 20-30 Persen Mencuat
Akun Google Asing di HPmu? Hati-hati Data Pribadi Dicuri! Begini Cara Hapus yang Benar dan Efektif
DPR Curiga Ada Sabotase MBG, Hanya 34 dari 8000 Dapur Bersertifikat Higienis