"Kejadian seperti itu sudah terjadi beberapa kali," ujar Prasetyo. Pernyataannya disampaikan di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat, 10 Oktober 2025.
Mensesneg menekankan perlunya perbaikan sistem. Pola pembinaan harus dievaluasi total. Tradisi mendidik yang keliru harus dihilangkan.
"Itu jadi pekerjaan rumah bersama. Kebiasaan mendidik yang kurang tepat harus diperbaiki," tegas Prasetyo.
Ia menambahkan, evaluasi tidak cukup untuk IPDN saja. Semua lembaga pendidikan pemerintah harus dibenahi. "Tidak hanya di IPDN," sambungnya.
Pernyataan Prasetyo menunjukkan keseriusan pemerintah. Namun pertanyaannya, akankah evaluasi ini berjalan efektif? Ataukah hanya jadi wacana semata?
Baca Juga: Rekomendasi Komisi 3 DPRD Parigi Moutong, Perkuat Pengawasan Tambang Rakyat Beroperasi
Artikel Terkait
DPRD Parigi Moutong Gelar RDP Industri Durian: Regulasi PAD Jadi Kunci Target Cashflow Rp1 Triliun
Gelar Perkara Rampung, Kasus Ambruknya Ponpes Al Khoziny Resmi Masuk Penyidikan
Hotman Paris Serang Kejaksaan: BAP Nadiem Makarim Terlalu Umum, Penetapan Tersangka Tanpa Hitung-hitungan
Firnando Ganinduto: Reklamasi BUMN Tambang Jangan Cuma di Kertas
Rekomendasi Komisi 3 DPRD Parigi Moutong, Perkuat Pengawasan Tambang Rakyat Beroperasi