• Selasa, 21 Juli 2026

Dua Pemuda Menyamar sebagai Polisi, Rampas Barang Remaja di Makassar

.
Nur Rafiqa, Sulawesi Today
- Rabu, 2 Oktober 2024 | 09:48 WIB
Dua pemuda di Makassar ditangkap usai menyamar sebagai polisi dan merampas harta remaja balap liar. Polisi gadungan memangsa remaja. (Nur Rafiqa)
Dua pemuda di Makassar ditangkap usai menyamar sebagai polisi dan merampas harta remaja balap liar. Polisi gadungan memangsa remaja. (Nur Rafiqa)

Sulawesitoday - Kalau dengar soal polisi gadungan, siapa sih yang tidak langsung ngeri? Di Makassar, ada dua pemuda, MR dan AW, yang nekat nyamar jadi anggota Polri. Mereka sengaja cari mangsa di jalanan dengan modus yang cukup licik—razia remaja yang doyan balapan liar. Ya, mereka benar-benar berpura-pura jadi polisi, lengkap dengan gaya tegas dan perawakan yang bikin takut.

Hasilnya? Tujuh remaja jadi korban mereka, dirampas habis-habisan, bahkan sampai diinterogasi seolah-olah mereka benar-benar bersalah. Kasus ini pecah setelah beberapa remaja memberanikan diri melapor.

Kejadian ini terungkap berkat kerja cepat dari pihak kepolisian Makassar. Kompol Devi Sujana dari Polrestabes Makassar bilang kalau kasus ini ada dua lokasi kejadiannya. Di satu lokasi, empat orang remaja jadi korban, dan di tempat lain ada tiga lagi. Dua-duanya dengan cara yang sama: pelaku pura-pura jadi polisi, ngehentikan remaja balap liar, lalu merampas barang-barang mereka.

Baca Juga: Ini Alasan Makam Bayu Adityawan Dibongkar: Mencari Bukti Baru Kasus Kekerasan Polisi?

Pelaku tahu betul kalau remaja-remaja ini bakal gampang diintervensi—siapa yang nggak takut kalau didekati sosok tegas yang ngaku polisi?

Minggu, 29 September, kedua pelaku akhirnya berhasil dibekuk. Bukan cuma MR dan AW, tapi juga dua penadah barang-barang hasil rampasan mereka. Yang bikin miris, banyak yang percaya pelaku beneran polisi, cuma karena gaya mereka yang meyakinkan. Devi bahkan sempat bilang kalau dengan penampilan seperti itu, nggak heran remaja-remaja ini nggak bisa berkutik.

Modus seperti ini sebenarnya bukan hal baru. Banyak pelaku kejahatan memanfaatkan ketakutan atau kepercayaan masyarakat terhadap sosok yang berwibawa, dalam hal ini polisi. Tapi untungnya, kali ini polisi beneran berhasil menangkap mereka sebelum lebih banyak korban yang jatuh.

Buat yang sering nongkrong di jalanan, apalagi yang terlibat dalam aksi balapan liar, hati-hati banget! Jangan gampang percaya kalau ada yang ngaku-ngaku polisi, apalagi kalau nggak ada bukti jelas. Polisi biasanya punya cara resmi dan prosedur yang nggak main-main.

Editor: Nur Rafiqa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Artikel Terkait

Terkini