Sulawesitoday - Warga Desa Roka dan Desa Runggu, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, memulai tahun baru dengan konflik yang memprihatinkan. Bentrokan yang menggunakan senjata tajam dan panah berlangsung dari Selasa malam hingga Rabu pagi. Akibatnya, belasan rumah mengalami kerusakan serius.
Salah satu korban, Ahmad (40), menceritakan bagaimana rumahnya menjadi sasaran serangan pada Rabu pagi sekitar pukul 06.00 WITA. "Atap rumah saya bolong, empat jendela kaca pecah," ungkap Ahmad.
Ia menyebut ruang tamu, kamar utama, dan dapur sebagai bagian rumah yang terkena dampak langsung. Meski begitu, ia bersyukur keluarganya selamat tanpa cedera.
Tidak hanya Ahmad, mantan Kepala Desa Roka, Ihsan atau Baba Chan, juga mengalami hal serupa.
"Rumah saya berada di tengah kampung, saya tidak pernah punya musuh. Tapi atap rumah tetap jadi sasaran panah," kata Baba Chan, menyuarakan kebingungannya. Ia mendesak pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku dan mencegah eskalasi konflik lebih lanjut.
Baca Juga: Tahun Baru, Harga BBM Melonjak! Ini Daftar Lengkap Kenaikan yang Perlu Anda Tahu
Kondisi di kedua desa hingga siang hari masih belum kondusif. Aparat kepolisian dan TNI telah diterjunkan untuk mengamankan lokasi. Namun, ketegangan belum sepenuhnya reda. Kapolsek Belo dan Camat Belo hingga berita ini ditulis belum memberikan tanggapan terkait upaya penyelesaian konflik.
Bentrok ini diduga merupakan imbas dari kejadian penikaman pemuda beberapa waktu sebelumnya. Namun, penyebab pasti masih dalam investigasi. Insiden ini menunjukkan perlunya dialog dan upaya mediasi yang lebih serius di tingkat komunitas.
Bagaimana konflik semacam ini bisa dicegah? Salah satu langkah kunci adalah memperkuat peran aparat desa dalam menjaga komunikasi lintas komunitas. Masyarakat juga perlu diberdayakan untuk menyelesaikan perselisihan tanpa kekerasan. "Kami berharap ada tindakan nyata, bukan sekadar pengamanan sementara," tambah Ahmad.
Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday.
Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.
Artikel Terkait
Saling Serang Petasan di Malam Tahun Baru: Remaja Makassar Jadi Sorotan
15 Kasus Kebakaran di Mamuju Tengah 2024: Kerugian Capai Rp470 Juta, Korsleting Listrik Jadi Pemicu Utama
Tercatat 175 Kasus Tindak Pidana Selama 2024 di Pasangkayu, Menurun 19,4 Persen
Api Melalap Rumah di Kendari, Pemilik Kaget Saat Menonton Pesta Kembang Api Tahun Baru
Tahun Baru, Harga BBM Melonjak! Ini Daftar Lengkap Kenaikan yang Perlu Anda Tahu