• Selasa, 21 Juli 2026

Tahun Baru, Harga BBM Melonjak! Ini Daftar Lengkap Kenaikan yang Perlu Anda Tahu

.
Nur Rafiqa, Sulawesi Today
- Rabu, 1 Januari 2025 | 12:44 WIB
Harga BBM naik di awal 2025! Temukan rincian kenaikan dan strategi hemat BBM Anda di artikel ini.
Harga BBM naik di awal 2025! Temukan rincian kenaikan dan strategi hemat BBM Anda di artikel ini.

Sulawesitoday - Tahun baru membawa kabar yang tidak begitu menyenangkan bagi konsumen BBM. Tepat 1 Januari 2025, sejumlah SPBU seperti Pertamina, Shell, dan VIVO serempak menaikkan harga BBM nonsubsidi mereka. Keputusan ini tentu menimbulkan pertanyaan: apa dampaknya bagi masyarakat luas?

Pertamina, penyedia BBM terbesar di Indonesia, hanya menaikkan harga BBM nonsubsidi. Produk seperti Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamax Green kini dijual dengan harga yang lebih tinggi. Misalnya, Pertamax yang sebelumnya Rp 12.100 kini menjadi Rp 12.500 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 naik menjadi Rp 13.400 dari sebelumnya Rp 13.150 per liter.

Namun, BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar tidak mengalami perubahan harga. Harga Pertalite tetap Rp 10.000 per liter, sedangkan Solar subsidi masih berada di angka Rp 6.800 per liter. Ini memberikan sedikit kelegaan bagi pengguna kendaraan roda dua dan pelaku usaha kecil yang bergantung pada BBM bersubsidi.

Shell dan VIVO Tidak Mau Kalah

Di sisi lain, Shell juga menaikkan harga semua jenis BBM mereka. Produk termurah mereka, Shell Super, kini dijual dengan harga Rp 12.930 per liter, naik Rp 640 dari sebelumnya. V-Power Diesel bahkan menyentuh angka Rp 14.150 per liter, menjadi salah satu BBM termahal di pasar.

Senada dengan Shell, VIVO juga mengikuti langkah yang sama. Harga Revvo 90 kini naik menjadi Rp 12.680 per liter, sedangkan Revvo 92 melonjak ke Rp 12.770 per liter. Tidak hanya itu, produk premium mereka, Revvo 95, sekarang dihargai Rp 13.480 per liter. Angka ini memperlihatkan kenaikan signifikan yang cukup memberatkan konsumen.

Baca Juga: Api Melalap Rumah di Kendari, Pemilik Kaget Saat Menonton Pesta Kembang Api Tahun Baru

Mengapa Harga BBM Naik?

Kenaikan harga BBM ini sering kali disebabkan oleh fluktuasi harga minyak mentah global. Selain itu, biaya produksi dan distribusi yang meningkat turut memengaruhi kebijakan penyesuaian harga di dalam negeri. Langkah ini dianggap penting oleh pemerintah dan perusahaan untuk menjaga kestabilan keuangan perusahaan, meskipun dampaknya langsung dirasakan oleh konsumen.

"Penyesuaian harga ini dilakukan untuk mencerminkan kondisi pasar global sekaligus memastikan keberlanjutan layanan kami," ujar perwakilan Pertamina dalam sebuah keterangan resmi.

Apa yang Bisa Anda Lakukan?

Dalam situasi ini, pengelolaan konsumsi BBM menjadi semakin penting. Beralih ke kendaraan yang lebih hemat energi atau menggunakan transportasi umum dapat membantu mengurangi pengeluaran. Selain itu, memanfaatkan promo atau diskon dari SPBU tertentu juga dapat menjadi strategi hemat.

Pemerintah juga diharapkan terus memberikan subsidi kepada kelompok masyarakat yang paling membutuhkan. Kebijakan ini penting untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi yang semakin tinggi.

Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday

Halaman:

Editor: Nur Rafiqa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini