Sulawesitoday - Dalam sebuah insiden yang mengundang perhatian dan keheranan, tujuh tahanan yang melarikan diri dari ruang tahanan Polres Parigi Moutong kini telah kembali berada di bawah pengawasan aparat.
Kejadian yang berlangsung pada Jumat, 31 Januari 2025, sekitar pukul 05.20 WITA ini langsung memicu respons cepat dari personel polisi.
Bagaimana mungkin, dalam hitungan menit, polisi berhasil mengejar para tahanan yang kabur?
Tentu saja, keberhasilan ini tak lepas dari koordinasi dan strategi operasional yang cermat.
Menurut keterangan resmi dari Polres Parigi Moutong, tindakan pengejaran ini melibatkan gabungan personel dari berbagai unit.
Mereka bekerja tanpa lelah untuk mempersempit ruang gerak para tahanan.
Identitas para pelaku pun sudah diketahui, yakni tahanan yang terkait dengan kasus pencurian dan beberapa kasus narkoba.
Siapa sangka, keberagaman kasus tersebut justru menuntut pendekatan berbeda dalam penanganan.
Operasi pencarian ini tidak hanya mengandalkan kecepatan, melainkan juga pendekatan persuasif.
Personel polisi mendatangi keluarga, istri, dan kerabat para tahanan untuk mendapatkan informasi akurat mengenai keberadaan mereka.
Dengan pendekatan yang humanis namun tegas, salah satu tahanan, yang sebelumnya dituduh dalam kasus pencurian, bahkan rela menyerahkan diri.
Metode persuasif ini menjadi kunci dalam menggali informasi yang tersembunyi di balik relung hubungan keluarga.
Baca Juga: Ibu Hamil Ditangkap, Polisi Bongkar Jaringan Sabu di Polman
Namun, tidak semua jalur operasi berjalan mulus.
Artikel Terkait
Sindikat Penipuan Online di Sulteng Raup Rp 4,9 M, Korban WNA Malaysia
Tujuh Mahasiswa Palestina Akan Kuliah di Palu, Semua Biaya Ditanggung UIN Datokarama
Tragedi di Tambang PT IWIP: Longsor Renggut Nyawa Dua Pekerja
Ibu Hamil Ditangkap, Polisi Bongkar Jaringan Sabu di Polman
Al-Fatihah: Surah yang Menggetarkan Iblis dan Menjadi Tameng Umat