Sulawesitoday - Di suatu malam yang seharusnya tenang, sebuah insiden yang mengejutkan terjadi di pusat kota Semarang.
Dua oknum polisi diduga melakukan tindakan pemerasan kepada dua pelajar, yang nyaris membuat mereka menjadi korban “bulan bulanan” masyarakat.
Seolah menjadi contoh nyata dari apa yang kini dikenal sebagai kasus polisi peras pelajar, peristiwa ini langsung mencuri perhatian publik.
Kejadian bermula ketika tiga orang – dua di antaranya mengenakan atribut polisi dan satu lagi seorang sipil – mendekati mobil sedan berwarna silver yang digunakan oleh MRW dan temannya, MMX, tepat di dekat SMA Terang Bangsa.
Dengan aksi tiba-tiba, mereka menginstruksikan MRW untuk masuk ke dalam mobil. Tak lama kemudian, kunci mobil direbut dan pelaku menuntut sejumlah uang sebesar Rp2,5 juta.
“Gimana enggak kaget kalau tiba-tiba diserang begini?” gumam salah satu saksi.
Setelah aksi di lokasi pertama, rombongan tersebut berpindah ke sebuah ATM di wilayah Telaga Mas, Semarang Utara.
Di sana, situasi makin memanas ketika MMX berteriak, memicu kerumunan warga yang pun langsung mengepung kendaraan.
Dalam momen itu, teriakan “Bakar, Bakar!” menggema, menandakan kemarahan publik terhadap aksi oknum polisi ini.
Video yang viral di media sosial menunjukkan dengan jelas bahwa dua dari pelaku mengenakan jaket dan topi polisi, sementara satu orang mengemudikan mobil merah.
Saat pintu mobil terbuka, salah satu tersangka—yang duduk di bagian belakang—keluar dengan buru-buru sambil menunjukkan kartu identitas polisi.
Baca Juga: Heboh Remaja Ini Mengamuk Ancam Ibunya Karena Tidak Dibelikan Skincare
“Ini lho Pak, saya anggota! Ini KTA, KTA!” serunya, mencoba membenarkan posisinya meskipun situasi sudah di luar kendali.
Reaksi dari pihak berwenang segera menyusul. Kompol Agung Setyabudi dari Polrestabes Semarang mengonfirmasi bahwa insiden tersebut tengah dalam pemeriksaan di Propam.
Artikel Terkait
Longsor di Lunguto Buol: Jalan Trans Tertutup, 3 Rumah Rusak Berat dan 9 Rumah Terancam
Balita Keracunan di Mamuju: Minuman Seribuan yang Jadi Masalah
Warga Palopo Ingatkan Pengendara: Hati-hati di Jalan Berlubang, Rawan Lakalantas
Restrukturisasi Besar di Google: Program Keluar di Tengah Penggabungan Tim dan Kebijakan Hibrida
Heboh Remaja Ini Mengamuk Ancam Ibunya Karena Tidak Dibelikan Skincare