Sulawesitoday - Lapangan Harimau Desa Baliara menjadi saksi pembukaan dua kompetisi sekaligus. Kamis sore, 20 November 2025, Bupati Parigi Moutong Erwin Burase meresmikan Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Ke-VI. Bersamaan dengan itu, Liga IV Bupati Cup juga bergulir.
Gelaran ini bukan sekadar pertandingan biasa. Timing-nya tepat. Parigi Moutong tengah memasuki fase krusial persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Atlet terbaik harus segera ditemukan.
"PORKAB tahun ini momentum penting," kata Erwin Burase tegas. "Kita tengah mempersiapkan tim menuju Porprov." Nada suaranya penuh keyakinan. Proses pembinaan dimulai dari sini.
Mengapa PORKAB VI Begitu Strategis?
Pertanyaan itu muncul di benak banyak pihak. Jawabannya sederhana namun fundamental. Ajang ini jadi wadah seleksi objektif dan transparan. Kompetitif juga.
Erwin Burase menegaskan hal itu. "Atlet yang terpilih harus benar-benar putra-putri terbaik," ujarnya. Mereka akan mengharumkan nama Parigi Moutong. Tingkat provinsi hingga nasional jadi target.
Liga IV Bupati Cup hadir sebagai pelengkap. Kompetisi sepak bola ini bukan tanpa tujuan. "Bagian dari upaya memperkuat sistem pembinaan berjenjang," jelas sang Bupati. Terarah dan berkelanjutan.
Pemda berkomitmen penuh. Fasilitas olahraga akan terus ditingkatkan. Pembinaan atlet diperkuat. Tata kelola organisasi olahraga juga dibenahi.
Namun, komitmen pemerintah saja tidak cukup. Dedikasi pelatih diperlukan. Kedisiplinan atlet mutlak. Dukungan masyarakat jadi kunci. "Prestasi tidak lahir instan," tandas Erwin. "Butuh kerja keras dan sinergi."
Apa Harapan KONI Parigi Moutong?
Ketua KONI Kabupaten Parigi Moutong, Faizan Badja, punya pandangan serupa. PORKAB VI lebih dari sekadar kompetisi. "Ini wahana strategis," sebutnya.
Ajang ini untuk membina atlet berbakat. Menempa mental juara. Melahirkan talenta-talenta hebat. Mereka kelak akan bersinar di berbagai tingkatan. Provinsi, nasional, bahkan internasional.
"Olahraga adalah media pemersatu," kata Faizan dengan penuh semangat. Perekat kebhinekaan. Penguat karakter bangsa. Wadah bagi generasi muda menunjukkan potensi.
Pesan Faizan sederhana. Laksanakan kompetisi dengan sportifitas tinggi. Tampilkan kemampuan terbaik. "Jadikan setiap pertandingan ruang pembuktian," pesannya.
Artikel Terkait
Kejati Sulteng Tahan Tiga Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Jalan Parimo, Kerugian Negara Tembus Rp3,8 Miliar
Pasar Tematik Agro Diresmikan, Wamen Koperasi: Jangan Sampai Berubah Jadi Kandang Kambing atau Tongkrongan
Keberlanjutan Festival Teluk Tomini Parigi Moutong Jadi Kunci Tarik Wisatawan, Gubernur Sulteng Usul Jalur Pelayaran Baru
67 Persen Kapolsek Tidak Perform, Mahfud MD Bongkar Data Internal Polri yang Mengejutkan
KUHAP Baru Tuai Polemik: Celah "Keadaan Mendesak" Disorot Publik