Langkah evakuasi dan pembersihan pemukiman juga mendapat bantuan dari tingkat provinsi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sulawesi Tengah mengirimkan armada alat berat ke Desa Balinggi Jati.
Alat berat dikerahkan untuk mengeruk material lumpur yang menyumbat pemukiman warga.
Selain penanganan darurat, para pejabat menyepakati agenda normalisasi sungai secara berkala.
Aliran air sungai yang dangkal menjadi pemicu utama luapan air saat curah hujan tinggi.
Sinergi instansi ini diharapkan mampu memutus rantai bencana tahunan di wilayah Parigi Moutong.
Artikel Terkait
Anggaran Pegawai Parigi Moutong Kritis, Bupati Erwin Burase Evaluasi Total Penempatan ASN
Arti Qurban Saat Ego Mulai Lupa
Nekat Tiru Mukjizat Membelah Laut Nabi Musa, Aksi Pendeta Ini Berakhir Panik Digulung Ombak Besar
Koperasi IPR Kayuboko Sumbang Sapi Kurban dan Normalisasi Sungai di Tiga Desa Parigi Moutong
Angin Kencang Tumbangkan Pohon di Pasar Baru Parigi, Akses Jalan dan Kabel Listrik Putus Serius