• Selasa, 21 Juli 2026

Heboh, Awan Kinton ala Dragon Ball Terekam Jatuh di Kalimantan Tengah

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Minggu, 17 November 2024 | 18:36 WIB
Viral segumpal "awan kinton" jatuh di Kalimantan Tengah, ternyata hanya busa sabun! Sebuah keunikan yang mengundang nostalgia. (Dwi Rahayu Putri)
Viral segumpal "awan kinton" jatuh di Kalimantan Tengah, ternyata hanya busa sabun! Sebuah keunikan yang mengundang nostalgia. (Dwi Rahayu Putri)

Sulawesitoday - Kejadian unik ini bermula dari video viral yang memperlihatkan segumpal awan putih perlahan-lahan jatuh ke tanah. Dengan diameter sekitar satu meter, benda itu disebut sebagai "awan kinton" oleh warga yang merekamnya.

Dalam rekaman yang ramai diperbincangkan, terdengar seorang berkata, "Langsung naiki, hey. Langsung naiki," disambung dengan candaan, "Iya, dragon ball, ini." Seolah-olah awan itu benar-benar berasal dari dunia fiksi kartun.

Baca Juga: Himbauan Pakai Helm Jadi Bahan Sindiran, Video Oknum Dishub Malah Melanggar dan Hebohkan Dunia Maya

Namun, kehebohan ini segera terjawab setelah pihak PT Adaro Indonesia memberikan klarifikasi. "Benar. Kejadian ini terjadi di kawasan Adaro MetCoal (AMC) Muara Tuhup, Murung Raya, Kalimantan Tengah," jelas Febriati Nadira, Corporate Communication PT Adaro Energy Indonesia.

Menurutnya, fenomena yang terlihat seperti awan kinton itu ternyata bukanlah fenomena atmosfer yang aneh, melainkan hanya busa sabun.

Baca Juga: Aksi Pria di Pangkep: Uang Korban Rp19 Juta Dikuras, CCTV ATM Ungkap Kejahatan

Busa ini dideskripsikan cukup unik oleh Nadira. “Embun kaya (seperti) busa sabun, tapi masih bisa dipegang,” katanya. Ia menambahkan bahwa meskipun bentuknya menyerupai busa, benda ini tidak membuat tangan basah saat disentuh. Hal ini, tentunya, menambah daya tarik fenomena tersebut dan menjadi bahan diskusi di media sosial.

Di sisi lain, Kepala BMKG Kalimantan Tengah, Agung Sudiono Abadi, memberikan perspektif menarik tentang istilah awan kinton. "Istilah ini populer dari kartun dragon ball di masa kecil kita. Di sana, awan ini bisa turun sampai ke daratan," katanya.

Baca Juga: Makin Melesat, Ternyata Ini Resep Keunggulan Ahmad Ali-Abdul Karim di Pilkada Sulteng 2024

Namun, ia menggarisbawahi bahwa secara meteorologi, kejadian ini bukanlah sesuatu yang terjadi alami, melainkan hasil aktivitas manusia.

Fenomena ini membangkitkan tawa sekaligus rasa penasaran. Apakah busa tersebut terbawa angin hingga menyerupai awan yang terbang? Ataukah proses tertentu di kawasan industri yang menjadi penyebabnya? Hingga kini, tidak ada penjelasan rinci mengenai asal mula busa sabun itu terbang dengan formasi menyerupai awan.

Baca Juga: Mahasiswa Asal Sulteng Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas di Sleman, Berawal dari Mabuk dan Oral Seks di Mobil

Tapi satu hal yang jelas, antusiasme warga membuktikan bagaimana sebuah kejadian sederhana dapat menyentuh nostalgia dan imajinasi kita.

Jika Anda pernah melihat sesuatu yang serupa, mungkin ada baiknya untuk memeriksa kembali faktanya. Kadang, hal-hal paling sederhana adalah yang paling menarik perhatian, meskipun kenyataannya tidak seheboh yang dibayangkan. Jangan lupa, selalu ada cerita di balik viralnya sebuah fenomena.

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Perahu Penjaga Dapur di Laut Lebo

Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:05 WIB

44 Negara Tanpa Laut, Bagaimana Mereka Bertahan?

Selasa, 28 Januari 2025 | 20:35 WIB