• Kamis, 4 Juni 2026

Aksi Brutal di Palu, Pelaku Serang Driver Ojol Usai Tuding Dilambung

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Kamis, 20 Februari 2025 | 13:10 WIB
Penganiayaan terhadap driver ojol di Palu terekam jelas dalam video, memicu laporan resmi dan kecaman publik.
Penganiayaan terhadap driver ojol di Palu terekam jelas dalam video, memicu laporan resmi dan kecaman publik.

Sulawesitoday - Pada Rabu siang, 19 Februari 2025, sebuah video yang mengguncang media sosial menunjukkan adegan penganiayaan terhadap seorang driver ojek online di Kota Palu.

Rekaman berdurasi 30 detik itu mengungkap insiden yang terjadi di Jl Danau Poso, Kelurahan Siranindi, Kecamatan Palu Barat, di mana seorang pria dengan gerakan tiba-tiba melancarkan serangan fisik kepada korban yang sedang mengenakan seragam hijau.

Dalam video yang diunggah oleh Yusril Andi ke Grup Info Kota Palu, terlihat jelas momen di mana sang pelaku mulai menyuarakan ancaman.

“Kalo saya tabrak kau nanti?” ujar pelaku dengan nada menantang. Tak lama kemudian, respon dari korban muncul dengan lugas, “Insya Allah tidak akan kita tabrak, saya karna sudah saya Senti.”

Dialog tersebut menggambarkan ketegangan yang langsung berubah menjadi kekerasan. Saat itu, pelaku langsung melancarkan pukulan yang membuat korban terjatuh ke tanah, disertai dengan jatuhnya sepeda motor di sampingnya.

Kerumunan warga yang sudah berkumpul di lokasi segera berupaya meredam situasi. Upaya pembalasan dari korban pun tak sempat berlanjut, karena warga dengan sigap mengintervensi agar keadaan tak semakin memburuk.

Kejadian ini kemudian segera ditangani oleh Polsek Palu Barat Polresta Palu. Kapolsek Palu Barat, Iptu Makmur Johan, mengungkapkan bahwa korban telah membuat laporan resmi dan pihak kepolisian tengah menjalankan proses sesuai prosedur yang berlaku.

Menurut keterangan Iptu Makmur Johan, insiden ini bermula saat korban tengah mengantar orderan dari pelanggannya.

Baca Juga: Yuda Eka, Polisi Gadungan Tipu Ojol dengan Seragam Jatanras: Inilah Cara Dia Mengelabui Korban!

Dari arah Jl Danau Lindu, korban diketahui menyusul pelaku sebelum akhirnya berbelok menuju Jl Danau Poso. Ketidaksepakatan atas tindakan penyalipan tersebut memicu kemarahan pelaku yang dengan cepat mengeluarkan suara keras dan klakson sebagai bentuk peringatan.

Namun, respons verbal itu berujung pada tindakan fisik yang berakibat pada luka serius di bibir kiri korban, yang robek cukup dalam.

Insiden ini menjadi sorotan publik, tidak hanya karena kekerasan yang terjadi, tetapi juga karena bagaimana peristiwa sederhana seputar transaksi ojek online bisa berujung pada perkelahian.

Pihak kepolisian mendesak masyarakat untuk lebih mengedepankan sikap saling menghormati dan menanggapi setiap perselisihan secara bijaksana, serta berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Halaman:

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini