Di sisi lain, hilangnya peluang transfer pengetahuan—yang selama ini membantu pekerja lokal meningkatkan keahlian melalui interaksi dengan tenaga kerja asing—akan menambah kerugian jangka panjang bagi perkembangan SDM di kawasan tersebut.
Pemerintah dan pihak terkait kini dihadapkan pada tantangan besar untuk mengambil langkah mitigasi guna mengurangi dampak sosial-ekonomi dari penutupan PT GNI.
Beberapa inisiatif, seperti penyediaan pelatihan ulang dan penciptaan lapangan kerja alternatif, dianggap perlu untuk menyelamatkan kondisi ekonomi masyarakat setempat.
Langkah strategis ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat industri hilir nikel nasional, seiring dengan kebijakan melarang ekspor bijih nikel mentah yang telah diberlakukan sejak 2020.
Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday.
Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.
Artikel Terkait
Keamanan Ala Hollywood, Aplikasi Bodyguard Canggih Kini Hadir di New York
Video Viral Kecelakaan Tol Cipularang: Muatan ATK Berserakan, Dua Minibus Terdampak
Tawuran Pelajar di Bandar Lampung: 35 Terduga Pelaku Ditangkap, Senjata Tajam Disita
Lukisan Kontroversial Tikus dalam Burung Garuda Viral, Pelukis Rokhyat Ungkap Luka Politik Indonesia
Anleg Ini Tekankan Pentingnya Iklim Aman Bagi Investor Durian di Parigi Moutong Demi Perluasan Tenaga Kerja Lokal