• Kamis, 4 Juni 2026

35.039 Pelanggaran Tercatat dari Operasi Keselamatan Tinombala Sulteng 2025

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Senin, 24 Februari 2025 | 13:18 WIB
Operasi Tinombala 2025 catat 35.039 pelanggaran, naik 41%, namun kecelakaan turun 13%. Masyarakat patuh, keselamatan jalan terjaga!
Operasi Tinombala 2025 catat 35.039 pelanggaran, naik 41%, namun kecelakaan turun 13%. Masyarakat patuh, keselamatan jalan terjaga!

Sulawesitoday - Operasi Keselamatan Tinombala 2025 kembali mencuri perhatian seiring menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

Selama 14 hari pelaksanaan, yakni dari 10 hingga 23 Februari 2025, operasi yang mengerahkan 1.024 personel – terdiri dari 184 personel Polda Sulawesi Tengah dan 840 personel Polres jajaran – berhasil mencatat total 35.039 pelanggaran lalu lintas.

Angka tersebut menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 41 persen dibandingkan dengan pelaksanaan operasi tahun sebelumnya.

Dalam rangka meminimalkan potensi kecelakaan dan menegakkan disiplin berlalu lintas, operasi ini tidak hanya mengandalkan imbauan serta sosialisasi, tetapi juga tindakan preventif dan represif.

Kombes Pol Atot Irawan, Dirlantas Polda Sulawesi Tengah sekaligus Kasatgas Operasi Keselamatan Tinombala, menyatakan bahwa strategi terpadu ini bertujuan untuk mendidik masyarakat sekaligus menindak tegas pelanggaran yang terjadi.

"Pelanggaran yang mencapai 35.039 ini, yang terdiri dari 29.690 teguran, 4.590 tilang melalui sistem ETLE statis, dan 759 tilang mobile, merupakan cerminan nyata tantangan di lapangan," ujarnya.

Data operasional pun mengungkapkan adanya dinamika menarik. Meskipun jumlah pelanggaran meningkat, tercatat penurunan 13 persen dalam kasus kecelakaan lalu lintas.

Selama periode operasi, hanya terdapat 28 kecelakaan, dengan rincian 11 korban meninggal dunia, 13 mengalami luka berat, dan 31 luka ringan. Kerugian material yang ditaksir mencapai Rp107.450.000.

Dari segi jenis kendaraan, sepeda motor mendominasi insiden kecelakaan dengan 39 unit, diikuti oleh mobil penumpang dan mobil barang yang turut terlibat dalam insiden tersebut.

Kombes Pol Atot Irawan mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat yang selama ini mematuhi aturan berlalu lintas.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mendukung upaya pengamanan dan keselamatan di jalan. Kesadaran dan ketaatan ini sangat membantu dalam menjaga kondisi lalu lintas agar tetap aman dan tertib,” tambahnya.

Baca Juga: Tragedi Banjir Buol: Pekerja Tambang Terseret Arus, Satu Meninggal

Meskipun Operasi Keselamatan Tinombala 2025 telah resmi berakhir, pihak kepolisian menegaskan komitmen mereka untuk terus melakukan pemantauan dan penegakan hukum demi menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih baik ke depannya.

Harapan tersebut tidak hanya sebagai reaksi atas situasi operasional, melainkan juga sebagai upaya preventif untuk mengurangi potensi kecelakaan serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya disiplin berlalu lintas.

Halaman:

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini