Rute perjalanan sudah ditentukan. Kuwait-Colombo dengan penerbangan UL 230. Berangkat pukul 22.20 waktu Kuwait. Transit di Colombo. Lalu melanjutkan ke Jakarta dengan UL 364. Tiba 25 Oktober pukul 13.30 WIB.
Di Bandara Soekarno-Hatta, petugas menunggu. Direktorat Perlindungan WNI berkoordinasi. Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) turut membantu. Jenazah akan diantar ke alamat terakhir di Jalan Asrama Tentara, Desa Masigi.
-
Apa Kata KBRI Kuwait?
Duta Besar RI Kuwait, Lena Maryana, mengeluarkan pernyataan resmi. Berita biasa bernomor B-00214/Kuwait/251023 dikirim ke Jakarta. Ditujukan ke Menteri Luar Negeri, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pelindungan PMI.
"Seluruh keluarga besar KBRI Kuwait City turut berduka cita," demikian bunyi pernyataan. Mereka mendoakan yang terbaik bagi almarhumah. Juga keluarga yang ditinggalkan.
Koordinasi lintas kementerian berjalan intensif. Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler terlibat. Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan juga. Semua bergerak demi memastikan pemulangan lancar.
Artikel Terkait
Sidak Pabrik Aqua Subang, KDM Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Sumber Air yang Selama Ini Diklaim dari Pegunungan
Indonesia Terancam Batal Jadi Tuan Rumah Olimpiade, IOC Jatuhkan Sanksi Keras Pasca Penolakan Visa Atlet Israel
Geger Industri Air Sedot 43 Ribu Meter Kubik Per Hari, Pesisir Jawa Turun 15 CM Per Tahun!
Purbaya Enggan Ikut Negosiasi Utang Whoosh: Urusan B to B, Serahkan ke Danantara dan DEN
Menkeu Purbaya Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tidak Naik Sampai 2026, Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen Jadi Kunci