• Kamis, 4 Juni 2026

Asrama Pesantren di Bireuen Ambruk, Kerugian Ditaksir Rp6 Miliar

.
Muhammad Aqil Azizi, Sulawesi Today
- Kamis, 27 November 2025 | 19:51 WIB
Asrama pesantren di Bireuen roboh akibat banjir. Kerugian Rp6 miliar. 329 santri dievakuasi. Tembok pengaman 2016 tidak sesuai standar.
Asrama pesantren di Bireuen roboh akibat banjir. Kerugian Rp6 miliar. 329 santri dievakuasi. Tembok pengaman 2016 tidak sesuai standar.

Jejak permasalahan muncul sejak tahun 2016. Tembok pengaman sungai dibangun saat itu. Material yang digunakan adalah batu gajah. Namun, spesifikasi pembangunan dipertanyakan sejak awal.

Adli menegaskan tembok itu tidak sesuai standar. "Sudah dilakukan proses hukum," jelasnya. "Terpidananya sudah menjalani hukuman." Kasus ini pernah menjadi perhatian aparat. Seseorang telah dipidana atas kelalaian pembangunan.

Tahun itu juga, tembok sempat jebol. Banjir bandang melanda Sungai Krueng Batee Iliek. Kerusakan pertama menjadi pertanda bahaya. Namun, perbaikan yang dilakukan tetap tidak memadai. Standar konstruksi diabaikan demi efisiensi biaya.

Kini, harga ketidaksesuaian itu harus dibayar mahal. Kerugian Rp6 miliar bukan angka kecil. Ratusan santri kehilangan tempat belajar dan tinggal. Mimpi menuntut ilmu terancam terganggu.

Berapa Banyak Pesantren Rawan Ambruk di Indonesia?

Kasus Bireuen bukan kejadian tunggal. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, atau Cak Imin, pernah mengungkap fakta mengejutkan.

Melalui call center 158, laporan terus berdatangan. "Sampai hari ini sudah 80-an," kata Cak Imin di Kemayoran, Jakarta Pusat. Pernyataan itu disampaikan pada 14 Oktober 2025 lalu. "Ya kerawanan, intinya kerawanan ambruk."

Jawa menyumbang laporan terbanyak. Aceh dan Kalimantan menyusul di posisi berikutnya. Ratusan ribu santri berpotensi terancam bahaya. Bangunan usang, konstruksi abal-abal, dan lokasi rawan bencana menjadi faktor utama.

Cak Imin menjanjikan verifikasi menyeluruh. "Kita verifikasi untuk segera kita audit," tegasnya. Audit mendalam akan dilakukan terhadap semua laporan. Namun, pertanyaannya adalah: apakah audit ini cukup cepat mencegah tragedi berikutnya?

Baca Juga: Prabowo Perintahkan Tindak Tegas Tambang Ilegal di Morowali, Bahlil: Tak Ada Ampun

Halaman:

Editor: Muhammad Aqil Azizi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini