Beberapa lembaga independen melakukan kajian cepat. Hasilnya mengejutkan sekaligus memprihatinkan. Kerusakan kawasan resapan mencapai puluhan ribu hektare. Aktivitas pertambangan tanpa izin marak terjadi. Konversi hutan tidak sejalan dengan kapasitas ekologi. Semua data menunjuk ke arah yang sama: kelalaian sistemik.
Cak Imin tak ragu menyebut ini sebagai "kiamat". Bukan kiasan semata. "Kiamat bukan sudah dekat," tegasnya dengan suara bergetar. "Kiamat sudah terjadi akibat kelalaian kita sendiri." Kata-kata keras memang. Tapi situasi memang menuntut kejujuran brutal.
Pemerintah daerah kewalahan menghadapi skala bencana. Otoritas pusat turun tangan langsung. Namun pertanyaan besar tetap menggantung: apakah ini akan jadi momentum perubahan nyata? Atau sekadar drama bencana yang akan dilupakan setelah kondisi normal?
Baca Juga: Operasi Lintas Negara Berhasil Tangkap Gembong Narkoba Dewi Astutik di Kamboja
Artikel Terkait
Surat Viral Bupati Aceh Tengah Akui Kewalahan Tangani Bencana, BNPB Buka Akses Senin Ini
Ribut-ribut Proyek Perpustakaan di Parigi Moutong, Bupati Tolak Pemutusan Kontrak - PPK Bongkar Fakta Teknis Kaca
Dramatis! Petugas BPBD Terjang Arus Deras Selamatkan Ribuan Warga Terisolir Banjir Bandang Nagan Raya
DPRD Parigi Moutong Resmi Ajukan Hak Angket, Wakil Bupati Dinilai Lampaui Kewenangan
Operasi Lintas Negara Berhasil Tangkap Gembong Narkoba Dewi Astutik di Kamboja