Belum ada pula mekanisme pemantauan obat yang sudah beredar di puskesmas. Kondisi itu tercatat dalam bagian temuan pengadaan obat pada laporan hasil pemeriksaan BPK atas laporan keuangan Pemkab Parimo tahun 2025.
Kepala BPKAD Parimo Yusrin Usman meminta seluruh perangkat daerah menindaklanjuti rekomendasi BPK tanpa penundaan. Ia menyebut rekomendasi auditor bersifat final dan wajib dijalankan oleh organisasi perangkat daerah terkait.
"Apa yang menjadi keputusan BPK itu yang dijalankan. Setelah keluar LHP tidak ada lagi perdebatan soal itu," tutupnya.
Artikel Terkait
Tongkang Batu Gajah Terbalik di Jetty Labota Morowali, Operator Excavator Selamat Usai Melompat
Suara Hati Ibu di DPR, Kritik Pedas Pajak Rakyat dan Kasus Keracunan MBG
Viral Nakes PPPK Diintimidasi Usai Unggah Video Jalan Rusak di Media Sosial
Markas KKB Yahukimo Digerebek, Tiga Anak Buah DPO Ronal Heluka Tewas Tertembak
Dinkes Parigi Moutong Diduga Beli Obat di Atas Harga Resmi, Rugikan Daerah Rp153,26 Juta