• Selasa, 21 Juli 2026

Viral Citra Pulau Jawa Memerah di Awal September 2024 Picu Kekhawatiran tentang Kenaikan Suhu hingga 36 Derajat Celsius

.
Nur Rafiqa, Sulawesi Today
- Rabu, 4 September 2024 | 14:56 WIB
Pulau Jawa mengalami suhu tinggi mencapai 36 derajat Celsius pada awal September 2024, sesuai citra viral. Wilayah seperti Semarang mencapai 36,6 derajat Celsius. #JawaPanas #SuhuMeningkat (Nur Rafiqa)
Pulau Jawa mengalami suhu tinggi mencapai 36 derajat Celsius pada awal September 2024, sesuai citra viral. Wilayah seperti Semarang mencapai 36,6 derajat Celsius. #JawaPanas #SuhuMeningkat (Nur Rafiqa)

Sulawesitoday - Citra Pulau Jawa memerah pada awal September 2024 Viral di Medsos, menunjukkan peningkatan suhu di sejumlah wilayah.

Suhu di beberapa daerah seperti Jakarta, Semarang, hingga Sumenep berkisar antara 30 hingga 33 derajat Celsius pada tanggal tersebut.

Suhu tinggi terpantau di Purwodadi dan Mojokerto yang mencapai 33 hingga 36 derajat Celsius pada akhir Agustus hingga awal September 2024.

Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Yoga Sambodo, menjelaskan suhu di Semarang berkisar antara 30 hingga 34 derajat Celsius.

Sebagai contoh, suhu maksimum di Semarang mencapai 36,6 derajat Celsius pada Sabtu, 31 Agustus 2024, berdasarkan pengamatan stasiun meteorologi.

Baca Juga: Viral Oknum Ormas Ngamuk-ngamuk ke Pedagang Buah di Dekat Taman Alfa Indah Joglo, Kembangan, Jakarta Barat, Memicu Ketegangan Warga

Selain itu, suhu maksimum tercatat di Stasiun Meteorologi Ahmad Yani pada 1 September 2024 adalah 33,5 derajat Celsius dan 34 derajat Celsius pada 2 September.

Dalam unggahan di media sosial, tampak gambar Pulau Jawa memerah menunjukkan kenaikan suhu yang signifikan di berbagai kota pada awal September.

Unggahan akun @zak***** menyatakan suhu di Jakarta, Tasikmalaya, dan Tulungagung mencapai 30 hingga 33 derajat Celsius pada periode yang sama.

Data jangka panjang dari Stasiun Meteorologi Ahmad Yani menunjukkan suhu maksimum di Semarang pernah mencapai 39,5 derajat Celsius pada Oktober 2015.

Posisi kulminasi Matahari yang tepat di atas garis lintang sejajar dengan Pulau Jawa pada bulan Oktober diperkirakan akan mencapai suhu maksimum.

Yoga Sambodo menambahkan, "Mencapai suhu maksimum sekitar Oktober saat posisi kulminasi Matahari tepat di atas garis lintang yang sejajar dengan Jawa Tengah."

Posisi kulminasi Matahari adalah saat Matahari berada di titik tertinggi di langit, tepat di atas kepala pengamat atau di titik zenit. Pada saat ini, bayangan benda tegak akan terlihat "menghilang" karena bertumpuk dengan benda itu sendiri, sehingga fenomena ini juga dikenal sebagai hari tanpa bayangan.

Kul iniminasi terjadi karena bidang ekuator Bumi tidak tepat berimpit dengan bidang ekliptika, sehingga posisi Matahari dari Bumi terus berubah sepanjang tahun antara 23,5 derajat Lintang Utara dan 23,5 derajat Lintang Selatan.

Editor: Nur Rafiqa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini