Sulawesitoday - Jalur utama Jalan Trans Sulawesi di Kebun Kopi, Parigi Utara, lumpuh total akibat longsor pada Selasa (15/10/2024) dini hari. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut memicu bencana ini, menyebabkan jalan satu-satunya menuju Kota Palu tertutup material longsor.
Antrean kendaraan langsung mengular. Dari arah Toboli menuju Palu, kendaraan terjebak tanpa pergerakan. Begitu juga sebaliknya, akses dari Palu ke daerah pesisir utara terhenti total.
Baca Juga: Tanpa Ampun! Operasi Zebra Tinombala 2024 Hari Pertama Tilang 45 Kendaraan
Situasi makin kacau ketika sebuah mobil pikap sarat muatan gagal menanjak di tengah antrean. Kendaraan itu kehilangan kendali dan menghantam mobil di belakangnya, memperparah kondisi lalu lintas.
Petugas di lapangan berusaha membersihkan material longsor, namun hingga siang harinya jalan belum sepenuhnya terbuka. Sistem buka-tutup jalur diberlakukan, tapi kondisi ini tidak banyak membantu.
Baca Juga: KPU dan Lapas Palu Siapkan 2 TPS Khusus! 568 Warga Binaan Pastikan Hak Suara di Pilkada 2024
“Kami sedang berupaya secepat mungkin, tapi kondisi cuaca yang belum stabil mempersulit proses pembersihan,” kata salah satu petugas di lokasi.
Tak hanya longsor, proyek pengerjaan talud pengaman tebing di sekitar lokasi juga memperlambat arus kendaraan. Dengan dua kendala ini, perjalanan dari Toboli ke Tawaeli yang biasanya memakan waktu 1 jam 40 menit kini membengkak menjadi 3 jam.
Baca Juga: Warga Kampal Resah: Alih-alih Drainase, Trotoar Justru Diperbaiki! Rumah Terancam Banjir
Banyak pengendara mulai kehabisan kesabaran dan mencari jalur alternatif, meski tidak ada opsi rute lain yang lebih cepat.
Situasi ini memperlihatkan rapuhnya infrastruktur di jalur vital seperti Trans Sulawesi, apalagi saat menghadapi kondisi cuaca ekstrem.
Baca Juga: Jalan Terjal Keadilan: Keluarga Korban Pengeroyokan Tempuh Jalur Hukum, Sekolah Dinilai Lalai!
“Kalau sudah longsor begini, habis waktu di jalan. Semua aktivitas tertunda,” keluh seorang sopir truk yang terjebak sejak pagi.
Longsor di kawasan Kebun Kopi bukanlah kejadian pertama, namun penanganan infrastruktur di daerah ini selalu lambat.
Artikel Terkait
Warga Kampal Resah: Alih-alih Drainase, Trotoar Justru Diperbaiki! Rumah Terancam Banjir
Rahasia Masuk FYP TikTok: Strategi Durasi Video 30 Detik yang Wajib Kamu Coba!
Terobosan Baru, Workshop Kemenkumham Dorong UMKM Sulawesi Tengah Rebut Pasar Nasional dengan Perlindungan Kekayaan Intelektual
KPU dan Lapas Palu Siapkan 2 TPS Khusus! 568 Warga Binaan Pastikan Hak Suara di Pilkada 2024
Tanpa Ampun! Operasi Zebra Tinombala 2024 Hari Pertama Tilang 45 Kendaraan