Sulawesitoday - Senin pagi, 11 November 2024, wilayah Laut Banda di Maluku diguncang gempa bumi tektonik yang cukup kuat. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini tercatat dengan magnitudo M4,9 dan terjadi pada pukul 08.12 WIB.
Meski kekuatannya terasa di beberapa wilayah, seperti Kepulauan Tanimbar, BMKG memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami, sehingga warga diharap tetap tenang.
Baca Juga: Tim SAR Berpacu dengan Waktu Cari Remaja Tersesat di Gunung Salungkaenu Donggala
Gempa yang mengguncang Laut Banda tersebut berpusat di koordinat 7,13° LS dan 129,86° BT, sekitar 184 km arah barat laut dari Tanimbar, dengan kedalaman hiposenter mencapai 116 km.
Kedalaman ini menjelaskan bahwa gempa tergolong sebagai gempa menengah, yang biasanya terjadi akibat deformasi batuan di dalam lempeng Laut Banda. Mekanisme gempanya sendiri, menurut BMKG, menunjukkan pergerakan geser naik atau biasa disebut dengan istilah oblique thrust.
Baca Juga: Serangan Israel di Lebanon: 12 Paramedis dan Relawan Tewas, Dunia Serukan Penghentian Kekerasan
Meski demikian, gempa ini sempat dirasakan oleh warga di Saumlaki, Kepulauan Tanimbar, meskipun dengan intensitas yang ringan. Skala guncangannya berada di level II MMI, yang artinya getaran dirasakan oleh sebagian orang dan hanya membuat benda-benda ringan yang tergantung bergoyang.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan berarti akibat gempa tersebut.
Baca Juga: Ketika Lakban Jadi Tren: Gigi Hadid Kenakan Gaun Tape DHL, Sosial Media Meledak
Menanggapi kejadian ini, BMKG menghimbau masyarakat untuk tetap waspada, tetapi tidak perlu panik. Warga disarankan untuk tidak termakan oleh isu-isu yang tidak jelas kebenarannya terkait gempa. Sebagai langkah preventif, masyarakat juga dianjurkan untuk memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal mereka.
Bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan akibat getaran gempa perlu diperiksa sebelum kembali digunakan, demi menghindari risiko lebih lanjut jika terjadi gempa susulan.
Baca Juga: Terjerat Kasus Judol, Budi Arie Akui Rekrut Fallen Atas Rekomendasi Sosok Misterius
BMKG juga memastikan belum terdeteksi adanya aktivitas gempa susulan yang menyusul gempa utama ini. Namun, tetap penting bagi masyarakat untuk waspada, mengingat kondisi wilayah Indonesia yang rawan gempa.
Untuk informasi lebih lanjut dan terpercaya, masyarakat disarankan mengakses kanal komunikasi resmi BMKG, baik itu melalui situs web, aplikasi, maupun media sosial resmi. Penting bagi setiap orang untuk hanya mengandalkan informasi dari sumber resmi agar tidak menimbulkan kepanikan yang tidak diperlukan.
Artikel Terkait
Dari Ojol ke Istana, Kisah Inspiratif Wakil Menteri Ketenagakerjaan yang Tak Terduga
Terjerat Kasus Judol, Budi Arie Akui Rekrut Fallen Atas Rekomendasi Sosok Misterius
Ketika Lakban Jadi Tren: Gigi Hadid Kenakan Gaun Tape DHL, Sosial Media Meledak
Serangan Israel di Lebanon: 12 Paramedis dan Relawan Tewas, Dunia Serukan Penghentian Kekerasan
Tim SAR Berpacu dengan Waktu Cari Remaja Tersesat di Gunung Salungkaenu Donggala