• Selasa, 21 Juli 2026

Tragis, Warga Sakit di Barru Terpaksa Ditandu Akibat Jalan Amblas

.
Amirullah, Sulawesi Today
- Kamis, 26 Desember 2024 | 18:44 WIB
Warga Barru dievakuasi pakai tandu akibat jalan amblas. Pemkab kerahkan alat berat. Infrastruktur jadi isu krusial.
Warga Barru dievakuasi pakai tandu akibat jalan amblas. Pemkab kerahkan alat berat. Infrastruktur jadi isu krusial.

Sulawesitoday - Situasi darurat kembali terjadi di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan. Seorang warga dari Desa Pujananting terpaksa dievakuasi menggunakan tandu karena jalan utama menuju rumah sakit amblas sejak lima hari lalu. Peristiwa ini menjadi sorotan setelah foto-foto evakuasi warga sakit viral di media sosial.

Dalam gambar, terlihat pasien berbaring lemah di tandu, diangkat oleh warga di atas jalan yang tertutup material tanah.

“Kejadiannya kemarin sore. Warga dari Desa Pujananting mau dibawa ke RS di Barru,” jelas Camat Pujananting, Abdul Rahman, Kamis (26/12/2024). Menurut Rahman, evakuasi ini dilakukan di Kampung Salopuru, Desa Pattapa.

Warga yang sakit awalnya diantar dengan ambulans dari Desa Pujananting. Namun, perjalanan harus dihentikan di lokasi jalan amblas. Dari titik itu, pasien ditandu melintasi jalan rusak untuk dipindahkan ke ambulans lain.

Dampak kerusakan jalan ini dirasakan oleh tiga desa, yaitu Pujananting, Gattareng, dan Bulo-bulo. Walaupun kendaraan roda dua sudah bisa melintasi jalan amblas, akses kendaraan roda empat seperti ambulans masih terhambat.

“Tidak terisolir, sejak kemarin kendaraan roda dua sudah bisa lewat. Kecuali mobil belum bisa, makanya dievakuasi pakai tandu,” tambah Rahman.

Di sisi lain, pemerintah setempat mulai mengambil langkah untuk menangani situasi ini. Alat berat telah dikerahkan ke lokasi untuk memperbaiki jalan agar kendaraan roda empat bisa segera melintas.

Baca Juga: Peningkatan 6 Persen Arus Mudik Natal dan Tahun Baru 2024 di Sulawesi Tengah, Apa yang Harus Anda Ketahui?

“Alhamdulillah, alat berat sudah menuju ke sana. Mudah-mudahan roda empat bisa lewat hari ini,” ungkap Rahman optimis.

Kejadian ini menyoroti masalah infrastruktur yang sering kali menjadi penghalang utama akses layanan kesehatan di daerah terpencil. Kondisi jalan yang buruk tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga mempertaruhkan nyawa mereka yang membutuhkan bantuan medis darurat.

Bencana seperti ini seharusnya menjadi pengingat bagi pemerintah untuk meningkatkan perhatian terhadap infrastruktur dasar di wilayah pedesaan. Bagaimana mungkin warga harus menghadapi risiko seperti ini hanya karena jalan amblas yang tak segera diperbaiki?

Penting bagi masyarakat dan pemerintah untuk bersama-sama memastikan kejadian serupa tidak terulang. Infrastruktur yang memadai bukan sekadar kebutuhan, tetapi hak setiap warga negara.

Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday

Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.com: https://news.google.com/publica.../CAAqBwgKMN3Bswsw6tzKAw...

Editor: Amirullah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini