• Minggu, 19 Juli 2026

Berhasil Ditemukan, Tiga Pemancing Hanyut di Tanjung Karang Akhirnya Diselamatkan

.
Muhammad Aqil Azizi, Sulawesi Today
- Kamis, 2 Januari 2025 | 07:34 WIB
Singkat: Dramatis! Tiga pemancing hanyut di Pantai Tanjung Karang ditemukan selamat setelah pencarian intensif oleh Basarnas.
Singkat: Dramatis! Tiga pemancing hanyut di Pantai Tanjung Karang ditemukan selamat setelah pencarian intensif oleh Basarnas.

Sulawesitoday - Tiga pemancing yang hanyut di Pantai Tanjung Karang, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, ditemukan selamat pada Kamis pagi, 2 Januari 2025. Mereka adalah Baharuddin (34), Sudirmansyah (28), dan Roma (23), semuanya warga Kabupaten Sigi.

Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Andrias Hendrik Johannes, insiden ini terjadi saat ketiga korban memancing menggunakan pelampung ban dalam, sekitar 15 meter dari daratan. "Air laut awalnya surut, tetapi mulai naik dengan arus yang cukup kencang sekitar pukul 13.30 WITA," jelasnya.

Kedua rekan korban yang menyusul ke lokasi sempat memperingatkan mereka untuk kembali ke darat. Namun, ketiga korban tak terlihat lagi setelah rekan-rekan mereka tiba di pantai. Situasi ini segera dilaporkan kepada pihak keluarga dan Basarnas.

Baca Juga: Warga Polewali Mandar Heboh Kemunculan Ular Sanca 8 Meter, Ditebas di Pinggir Jalan Desa Bulo

Tim rescue yang terdiri dari sembilan personel segera dikerahkan ke lokasi dengan menggunakan rigid inflatable boat (RIB). Sayangnya, pencarian pada malam hari dihentikan karena kondisi yang tidak mendukung.

Pagi harinya, usaha pencarian dilanjutkan dengan lebih intensif. "Musibah ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di laut, terutama dengan kondisi cuaca yang tidak menentu," tambah Andrias.

Meskipun selamat, kejadian ini menjadi peringatan bagi wisatawan dan pemancing lainnya. Area Tanjung Karang, yang sering menjadi tujuan wisata populer, memiliki potensi bahaya tersembunyi, terutama saat kondisi air laut berubah secara tiba-tiba.

Dalam insiden ini, keberhasilan penyelamatan merupakan bukti koordinasi yang baik antara Basarnas dan warga setempat. Namun, tetap ada pelajaran besar tentang keselamatan di perairan. Menggunakan peralatan yang lebih aman dan memahami kondisi cuaca adalah langkah penting untuk mencegah insiden serupa.

Editor: Muhammad Aqil Azizi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini