Sulawesitoday - Ratusan tenaga honorer berpakaian putih-hitam turun ke jalan di Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, pada Rabu (15/1/2025). Mereka menggelar aksi damai di beberapa titik strategis, mulai dari Kantor Bupati, Kantor DPRD, hingga Kantor BKPSDM.
Dengan membawa semangat perjuangan, mereka menyuarakan tuntutan untuk memperbaiki kesejahteraan.
Aksi ini berpusat pada dua poin utama. Pertama, mereka meminta agar sistem kerja paruh waktu yang diterapkan saat ini dapat diubah menjadi kerja penuh waktu. Menurut salah satu perwakilan massa, kebijakan tersebut dirasa tidak adil karena secara langsung memengaruhi penghasilan mereka.
“Kami merasa kebijakan ini semakin memberatkan. Waktu kerja kami terbatas, tapi kebutuhan tetap berjalan,” ujarnya.
Tuntutan kedua yang disampaikan adalah penundaan pelaksanaan Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap kedua.
Baca Juga: Geger Penemuan Potongan Tubuh di Pantai Selayar, Fakta dan Dugaan Polisi
Para honorer merasa persiapan seleksi ini perlu ditinjau ulang agar tidak mempersulit mereka yang sudah lama mengabdi. Mereka berharap adanya perlakuan yang lebih manusiawi dari pihak pemerintah.
Aksi ini berlangsung tertib, meskipun dipenuhi orasi dan penyampaian aspirasi. Dalam beberapa kesempatan, para peserta aksi menyampaikan harapannya agar pemerintah daerah segera memberikan solusi konkret.
"Kami ingin keadilan. Jangan sampai perjuangan kami diabaikan," tambah salah satu peserta aksi.
Momen seperti ini mencerminkan pentingnya komunikasi yang baik antara pemerintah dan tenaga kerja. Dengan kesejahteraan honorer yang menjadi isu utama, langkah strategis perlu diambil untuk memastikan keadilan bagi semua pihak.
Bagaimana menurut Anda? Apakah ini saatnya pemerintah memberikan perhatian lebih kepada tenaga honorer? Masukan Anda penting untuk membangun solusi bersama.
Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday
Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.
Artikel Terkait
Langkah Nyata, Kemenkum Sulteng Kawal Regulasi Aspiratif untuk Pembangunan Poso
Geger Penemuan Potongan Tubuh di Pantai Selayar, Fakta dan Dugaan Polisi
Awas! Aktivitas Gunung Ibu di Halmahera Meningkat, Zona Bahaya Diperluas
WhatsApp Tidak Bisa Dibuka? Tenang, Ini Solusinya!
BNI Mobile Banking Tidak Bisa Dibuka? Santai, Bukan Akhir Dunia!