Sulawesitoday - Penemuan potongan tubuh manusia kembali menggemparkan warga Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Kali ini, bagian tubuh ditemukan di pesisir pantai barat Dusun Batu Palangka, Desa Tambolongan, Kecamatan Bontosikuyu, pada Rabu (15/1/2025).
Kapolsek Bontosikuyu, Iptu Danyel, mengungkapkan potongan tubuh itu berupa bagian dari pinggang hingga kaki. Potongan tersebut ditemukan oleh seorang warga setempat, Jumardi alias Haba, yang sedang berjalan di sekitar tumpukan sampah pantai.
“Jumardi melihat potongan tubuh di antara sampah yang terdampar. Ia lalu memanggil warga lain, Supardi, untuk membantu memindahkannya ke tepi pantai,” jelasnya. Warga segera melaporkan temuan ini kepada pemerintah desa, dan pada pukul 12.00 Wita, potongan tubuh itu dikuburkan di lokasi penemuan.
Namun, hingga kini identitas potongan tubuh tersebut belum diketahui. Berdasarkan ciri-ciri awal, potongan tubuh itu diyakini milik seorang laki-laki. “Bagian tubuh ini ditemukan dengan celana panjang hitam bertuliskan ‘California League’. Dugaan kuat korban berjenis kelamin laki-laki,” tambah Danyel.
Baca Juga: Langkah Nyata, Kemenkum Sulteng Kawal Regulasi Aspiratif untuk Pembangunan Poso
Ini bukan pertama kalinya warga Selayar menemukan potongan tubuh di pantai. Sebelumnya, pada 26 Desember 2024, bagian tubuh manusia juga ditemukan di Dusun Polong, Desa Bungaiya, Kecamatan Bontomatene. Temuan itu melibatkan dua warga, Andul dan Agus Salim, yang tengah mencari rongsokan plastik di pantai.
Menurut Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bungaiya, Agusta Herianto, potongan tubuh di Bungaiya ditemukan dengan kondisi mengenakan lima lapis celana. Salah satunya menyimpan ponsel yang terbungkus plastik bening. “Kami langsung melaporkan ke pihak kepolisian. Setelah koordinasi, potongan tubuh itu juga langsung dikuburkan tanpa autopsi,” ungkapnya.
Penemuan ini memunculkan berbagai spekulasi di masyarakat. Meski demikian, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi tentang asal-usul korban atau dugaan penyebab terjadinya kasus ini. Langkah penyelidikan masih terus dilakukan.
Fenomena ini mengingatkan kita akan pentingnya menjaga kewaspadaan dan peran kolektif dalam menghadapi situasi darurat. Jika Anda menemukan sesuatu yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwenang. Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari ketakutan.
Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday
Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.
Artikel Terkait
Misteri Hilangnya Salmon di Hutan Luwu Utara, Diselamatkan Setelah 10 Hari
Tabrakan Maut di Konawe: Motor Hantam Alphard, Dua Remaja Terpental
Minibus Meledak Saat Isi BBM di Wajo, Ledakan Minibus Sebabkan Kerugian Miliaran
Kisah Herni, Amukan Ibu Rumah Tangga di Polresta Mamuju Gegara Motor Ditarik Paksa Leasing
Langkah Nyata, Kemenkum Sulteng Kawal Regulasi Aspiratif untuk Pembangunan Poso