Sulawesitoday - Mahasiswi Makassar, Ainun Amalia, menggelar aksi demo gas LPG 3 Kg di jalan kota. Ia menyuarakan kritik tajam terhadap kebijakan penjualan gas yang dianggap tidak berpihak pada masyarakat kecil.
Aksi tersebut berlangsung di Jalan AP. Pettarani, Makassar. Demo itu dilakukan tepat di depan kantor ESDM Sulsel pada Jumat sore.
Ainun memilih untuk bertindak sendiri dalam aksi tersebut. Teman-teman di organisasi sedang sibuk dengan kuliah dan kegiatan lain.
Ia menolak untuk tinggal diam saat isu LPG 3 Kg semakin hangat diperbincangkan. Aksi solo ini menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap dampak kebijakan nasional.
Dalam orasinya, Ainun menyampaikan keprihatinan mendalam atas kebijakan baru tersebut. Ia yakin bahwa langkah ini merupakan panggilan bagi semua pihak untuk mengkaji isu secara menyeluruh.
Pemerintah telah menetapkan sejak 1 Februari 2025 bahwa penjualan tabung LPG 3 Kg harus dilakukan di pangkalan resmi.
Kebijakan ini awalnya melarang pengecer kecil agar distribusi gas bersubsidi lebih tepat sasaran.
Baru-baru ini, peraturan itu mengalami perubahan sehingga pengecer kembali diperbolehkan beroperasi sebagai sub pangkalan.
Meski demikian, Ainun tetap mempertanyakan apakah langkah tersebut sudah cukup melindungi masyarakat rentan.
Ia mengungkapkan keyakinannya bahwa meski dampak kebijakan belum terasa di Makassar, efeknya akan menyebar ke seluruh kota.
Baca Juga: Korupsi Proyek Jalan Gorontalo: Tiga Pejabat Ditahan 20 Hari
Pernyataannya mengingatkan kita untuk selalu waspada terhadap kebijakan yang dapat merugikan masyarakat kecil.
Aksi demo gas LPG 3 Kg oleh mahasiswi Makassar ini membuka ruang diskusi mengenai peran aktif masyarakat dalam mengawasi kebijakan.
Ia mengajak warga untuk berpikir kritis dan tidak segan menyuarakan pendapatnya demi keadilan sosial.
Artikel Terkait
Evaluasi Perizinan Tambang: Aristan Serukan Penataan Ulang demi Kesejahteraan Sulteng
Ombak Protes di Desa Pondan Bermunculan Terhadap Rencana Tambang di Banggai
Kasus Anak Balita Hilang di Banggai Laut: Polisi Galang Bukti dan Tegaskan Pentingnya Informasi Akurat
Lansia Coba Bundir di Mamuju, Sempat Minum Sunlight Sebelum Polisi Selamatkan Nyawa
Korupsi Proyek Jalan Gorontalo: Tiga Pejabat Ditahan 20 Hari