Sulawesitoday - Ribuan warga dari delapan desa di Kecamatan Moutong bersiap melakukan aksi demo yang mengejutkan. Mereka menargetkan titik-titik strategis, termasuk Jembatan Taopa dan wilayah sekitar Gio Desa Gio Barat.
Dalam surat pemberitahuan aksi dari Forum Kepala Desa Bantaran Sungai Taopa, 30 Januari 2025, aksi itu akan melibatkan sekitar seribu orang dan dikoordinir langsung oleh Thamrin Hasan, Kepala Desa Sibatang.
Ia pun mengajak masyarakat untuk bangkit dan melawan praktik Tambang Emas Ilegal yang kian merusak.
“Kami tidak akan tinggal diam,” ujar Thamrin dengan tegas. Ia mendesak agar 52 unit alat berat yang digunakan dalam aktivitas ilegal segera ditangkap bersama para pelaku.
Dampak aktivitas tambang ini semakin nyata di lapangan. Lahan pertanian pun tergerus, dan air di hulu Sungai Taopa semakin tercemar, berlumpur, dan berubah warna.
Para warga menilai aksi tambang ini sudah bagaikan duri dalam daging kehidupan mereka.
Warga Taopa merasa sangat dirugikan karena pencemaran ini mengancam sumber penghidupan yang telah lama mereka andalkan.
Thamrin Hasan juga menyampaikan kekecewaannya terhadap pejabat setempat.
Menurutnya, Kapolsek Moutong, Danramil Moutong, dan Camat Moutong tidak mampu menegakkan hukum dan melindungi lingkungan.
“Jika mereka tidak mampu menjalankan tugas, lebih baik mereka mengundurkan diri,” tegasnya. Warga pun menuntut agar kantor kepolisian dan kantor kecamatan segera ditutup sebagai bentuk protes nyata.
Baca Juga: Viral Video Oknum Polisi Diduga Peras Pelajar Picu Protes Warga
Dari aksi demo ini juga mengajak masyarakat bertanya, “Apakah kita rela melihat bumi kita hancur demi keuntungan semata?” Pesan tersebut menggugah hati setiap warga yang peduli dengan lingkungan.
Harapan mereka adalah agar pemerintah segera turun tangan dan menindak tegas para pelaku Tambang Emas Ilegal. Masyarakat berharap aksi demo ini menjadi titik balik untuk perubahan nyata di Moutong.
Dengan semangat persatuan, warga Moutong pun menatap masa depan yang lebih cerah.
Tags
Artikel Terkait
-
Komdigi Dorong Aturan Baru: Melindungi Anak di Dunia Digital dengan Batasan Usia YouTube
-
Google Tingkatkan Keamanan Android: 2,3 Juta Aplikasi Berbahaya Diblokir di Play Store
-
DeepSeek Diblokir di NASA, Keputusan Kontroversial yang Guncang Industri AI dan Teknologi
-
Prioritaskan Lelang 700 MHz! Komdigi Didorong Tingkatkan Jaringan 4G/5G
-
Serangan Siber AI Makin Canggih: Waspada Deepfake dan Phishing Suara!