Sulawesitoday - Di balik gemerlap ekspor nikel morowali, tersembunyi kisah nyata kehidupan masyarakat yang penuh kontradiksi. Cerita ini mengungkap realita yang jarang tersaji dalam laporan resmi.
Lewat unggahan sederhana di media sosial, mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu, memotret pasar tradisional di Morowali. Gambar itu menampilkan suasana kehidupan yang jauh dari kemewahan angka ekspor.
Said Didu menyuarakan keprihatinannya secara langsung. Menurutnya, meskipun ekspor nikel morowali mencapai ratusan triliun per tahun, kesejahteraan rakyat tidak terwujud.
Pada Selasa, 11 Februari 2025, ia mengungkapkan pandangannya lewat akun X pribadinya. "Gambaran kondisi Morowali yang digembar-gemborkan sebagai daerah dengan ekspor nikel ratusan triliun per tahun," ujarnya, menyindir ketidakmerataan.
Kondisi kehidupan masyarakat Morowali begitu nyata terlihat di pasar tradisional itu. Sebuah ironi yang mengingatkan kita bahwa kemegahan statistik tidak selalu berarti kemakmuran.
Said Didu menyoroti bahwa keuntungan besar dari ekspor nikel hanya mengalir kepada segelintir pihak. Ia menegaskan, keuntungan tersebut dinikmati oleh perusahaan asing, bukan oleh rakyat yang bersusah payah.
Perusahaan asing yang beroperasi di Morowali meliputi beberapa pemain besar.
Antara lain:
- PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP)
- PT Indonesia Guang Ching Nickel & Stainless Steel Industry (PT GCNS)
- PT Dexin Steel Indonesia (DSI)
Kritik tajam ini mencuat sebagai cerminan dari kesenjangan nyata di lapangan. Apakah mungkin kekayaan alam dapat mengalir tanpa menyentuh kehidupan warga lokal?
Baca Juga: Insiden Fatal di PT IMIP: Peralatan Usang Picu Kecelakaan Kerja di Dexin Steel
Said Didu menyentak kebijakan yang dianggap memprioritaskan keuntungan investor asing. Ia mengungkap, "Diberikan bebas pajak dan berbagai fasilitas lain oleh pemerintah," menimbulkan tanda tanya besar.
Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday.
Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.