"Dia bilang kangen bawa RX King," kenang Roy. "Sudah lama nggak pakai. Akhirnya kami pinjamkan."
Gary pamit sebentar. Katanya mau pulang ambil pakaian di rumah di daerah Bintaro. Jarak tidak terlalu jauh. Seharusnya cepat kembali.
Mengapa Gary Tak Kunjung Kembali?
Waktu terus berjalan. Gary tidak kembali. Para anggota komunitas mulai resah. Mereka menunggu cukup lama.
Kekhawatiran perlahan merayap. Sesuatu terasa tidak beres. Komunikasi lewat ponsel tidak mendapat respon.
Tiba-tiba sebuah pesan WhatsApp masuk. Isinya membuat darah membeku. Ada laporan kecelakaan tunggal di kawasan Bintaro.
"Kita dapat WhatsApp ada tabrakan tunggal," kata Roy dengan suara bergetar. "Pas dicek, ternyata Bang Gary. Kita langsung ke TKP."
Lokasi kejadian tepat di depan cucian mobil Rainbow. Waktu menunjukkan pukul 00.30 WIB. Gary menabrak pohon. Dia sendirian.
Tim medis langsung mengevakuasi Gary ke RS Suyoto. Pertolongan maksimal diberikan. Namun luka yang dialami terlalu parah.
Pukul 09.24 WIB, Gary dinyatakan meninggal dunia. Perjuangan tim medis tidak berhasil menyelamatkan nyawanya. Motor RX King yang dipinjam menjadi saksi bisu tragedi malam itu.
Apa yang Tersisa dari Kepergian Mendadak Ini?
Jenazah Gary disemayamkan di rumah duka, Ciputat Timur. Pelayat berdatangan sejak Sabtu sore. Tangis keluarga memenuhi ruangan. Rekan artis silih berganti melayat.
Pemakaman dilaksanakan di TPU Tanah Kusir. Gary dikebumikan dengan dihadiri keluarga, teman, dan penggemar setia.
Komunitas Shotokaw 212 kehilangan sosok yang selalu hadir dalam kebersamaan. Roy dan anggota lain masih terpukul. Mereka menyesali tidak bisa mencegah kepergian Gary malam itu.
"Bang Gary itu orang baik," ujar Roy. "Selalu ceria, selalu bikin suasana hidup. Ini berat buat kita semua."
Artikel Terkait
Wabup Parimo Disebut Tekan PPK Cairkan Dana Proyek Perpustakaan
Tragedi Banjir Bandang Sumatera Telan 303 Nyawa, Ratusan Orang Masih Hilang
Ray Rangkuti Sebut Ganti Kapolri Listyo Sigit Dulu Sebelum Bicara Reformasi Polri, Ini Alasannya
Viral Penjarahan Minimarket di Sibolga Sumut, BNPB: Warga Ambil Makanan Bukan Menjarah
Miftachul Akhyar Tegaskan Gus Yahya Tak Berhak Pakai Atribut Ketum PBNU Lagi