Sulawesitoday - Apa yang sesungguhnya terjadi pada Arya Daru Pangayunan? Kematian diplomat muda Indonesia ini menyisakan jejak tanya, memantik asa keluarga untuk menyingkap tabir.
Arya Daru Pangayunan, seorang diplomat muda yang dikenal cekatan, ditemukan tak bernyawa secara tak wajar di kamar kosnya pada Selasa, 8 Juli 2025 silam.
Peristiwa tragis ini lantas menggugah sanubari sang keponakan, Arya Nayaka W. Melalui platform X dengan akun @nakaaa_w, ia kini mengajak segenap publik untuk menyuarakan keadilan, memviralkan tagar #JusticeforDaru.
Seruan ini adalah ikhtiar keluarga, sebuah desakan nyata agar kasus kematian sang diplomat muda lekas terungkap terang benderang.
Ajakan Nayaka bukan sekadar gema kosong. Dalam unggahannya yang telah menembus lebih dari 192 ribu penayangan, ia menulis, “Dengan kalian meramaikan tagar #JusticeforDaru kalian akan sangat membantu keluarga saya serta keluarga Om Daru itu sendiri.” Sebuah permohonan tulus agar kebenaran tak lantas terkubur bersama kepergian almarhum.
Siapa Arya Daru Pangayunan? Bukan sosok sembarang. Nayaka menceritakan, almarhum adalah seorang diplomat berprestasi, mengemban tugas mulia menangani perlindungan WNI di negeri seberang. Salah satu tugas beratnya, ialah mengurai benang kusut kasus perdagangan orang (TPPO) di Kamboja.
"Sebagai diplomat beliau mempunyai kinerja yang sangat bagus," imbuh Nayaka, menggarisbawahi dedikasi dan profesionalisme sang paman.
Kematian Daru memang menyimpan ganjalan. Pihak keluarga, yang merasakan sejumlah kejanggalan dalam penemuan jenazahnya, tak ingin misteri ini menggantung. Asa mereka satu: agar para pelaku segera tertangkap dan kasus ini tidak terbiarkan begitu saja, menguap ditelan waktu.
"We’ll push this through until the truth is revealed. We’ll stay on this Om! Will not let this slide," janji Nayaka, menegaskan tekad tak akan menyerah.
Kini, #JusticeforDaru telah bertransformasi menjadi gelombang solidaritas di jagat maya. Tagar tersebut ramai digunakan warganet, menjadi simbol dukungan bagi keluarga yang tengah berjuang.
Publik dapat terus memantau perkembangan kasus ini melalui media sosial, menyertai setiap langkah pencarian keadilan bagi sang diplomat. Sebuah narasi yang belum usai, menanti epilog berupa kebenaran.
Baca Juga: Pria Banting Perawat di UGD Makassar, Emosi Meledak saat Sang Ayah Berpulang
Artikel Terkait
Anggaran Lapindo Rp1,15 T Bikin Geger DPR: Pemborosan Tercium, Korban Terlupakan
Studi USC, Sulitnya Satu Pohon Tumbuh di Lahan Bekas Tambang - Kerusakan Permanen Menganga
Lebih dari Sekadar Pesta Seni, Parigi Fest Jadi Jantung Identitas Daerah Parigi Moutong - Dorong Ekonomi Lokal dan Talenta Muda
Beban Pemeliharaan IKN Rp300 Miliar per Tahun Jadi Sorotan Ekonom, Perencanaan Pemerintah Dipertanyakan
Pria Banting Perawat di UGD Makassar, Emosi Meledak saat Sang Ayah Berpulang