• Senin, 20 Juli 2026

Nestapa Warga Gunungkidul Terbuai Janji Manis Pembangunan Masjid Al-Huda

.
Nur Rafiqa, Sulawesi Today
- Senin, 5 Januari 2026 | 19:56 WIB
Warga Gunungkidul tertipu janji donasi pembangunan masjid hingga 99 persen. Bangunan lama terlanjur roboh, bantuan tak kunjung tiba.
Warga Gunungkidul tertipu janji donasi pembangunan masjid hingga 99 persen. Bangunan lama terlanjur roboh, bantuan tak kunjung tiba.

Sulawesitoday - Niat suci kerap menjadi sasaran empuk tipu daya. Di Gunungkidul, sebuah masjid kini menyisakan puing belaka.

Takmir Masjid Al-Huda menjadi korban rayuan maut. Dua oknum, Agus dan Hardiman, menebar janji palsu.

Mereka menjanjikan kucuran dana pembangunan hingga tuntas. Nilainya fantastis, mencapai angka Rp400 juta rupiah.

Kedua oknum itu mengaku sebagai jembatan donatur. Nama besar dicatut untuk meyakinkan warga desa.

Yayasan Al-Bashiroh disebut sebagai penyokong utama proyek. Nama Polda DIY juga ikut diseret mereka.

Bahkan, bantuan tokoh Yayasan Bumi Damai turut dijanjikan. Warga terbuai narasi bantuan pembangunan 99 persen.

Keyakinan warga berbuah tindakan yang terlampau nekat. Bangunan masjid lama diminta segera mereka robohkan.

Hanya tersedia waktu dua hari untuk meratakan tanah. Warga patuh demi rumah ibadah yang lebih megah.

Nahas, janji manis itu menguap seiring berjalannya waktu. Dana ratusan juta tersebut tidak pernah mewujud nyata.

"Kami memang merasa tertipu," ungkap Budianto, ketua takmir. Komunikasi dengan kedua oknum tersebut kian tidak jelas.

Penelusuran mandiri mengungkap fakta yang sangat pahit. Yayasan Al-Bashiroh tidak pernah memberikan lampu hijau.

Informasi bantuan tersebut hanyalah klaim sepihak oknum. Pihak yayasan bahkan tidak pernah berkomunikasi dengan takmir.

Nasib 856 jiwa umat muslim kini terkatung-katung. Padahal, masjid ini merupakan satu-satunya pusat ibadah warga.

Meski tersakiti, warga memilih jalan sunyi keikhlasan. Jalur hukum tidak diambil sebagai langkah penyelesaian.

Halaman:

Editor: Nur Rafiqa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini