Sulawesitoday - AS mengungkap rincian Operation Absolute Resolve. Operasi militer ini mengakhiri kekuasaan Nicolas Maduro.
Jenderal Dan Caine memberikan penjelasan resmi. Misi ini hasil perencanaan sangat panjang.
Seluruh matra militer AS terlibat penuh. Koordinasi intelijen dilakukan selama berbulan-bulan.
Jaringan intelijen memantau gerak-gerik Maduro. Mereka mencatat detail tidur hingga makanan.
Tim kecil menyusup ke jantung Venezuela. Seorang pejabat senior militer menjadi sumber.
Intelijen bahkan mengenali detail hewan peliharaan. Kehidupan personal Maduro bukan lagi rahasia.
Rencana finalisasi terjadi awal Desember 2025. Donald Trump memberikan keputusan eksekusi langsung.
Pasukan elite membangun replika rumah aman. Latihan jalur masuk dilakukan sangat intensif.
Misi ini tidak dikonsultasikan dengan Kongres. Unsur kejutan menjadi prioritas utama operasi.
Cuaca buruk sempat menunda jadwal serangan. Pasukan siaga penuh selama libur Natal.
Perintah bergerak turun pada Jumat malam. Trump mengonfirmasi keputusan setelah misi berjalan.
Presiden menonton operasi layaknya acara televisi. Ia memuji kecepatan dan kekerasan pasukan.
Operasi melibatkan lebih dari 150 pesawat. Jet tempur menguasai langit Caracas malam itu.
Listrik kota padam total sebelum serangan. Keahlian siber AS membuat Caracas gelap.
Artikel Terkait
Berpulangnya Penjaga Marwah Gontor, Jejak Intelektual dan Manajerial Prof Amal Fathullah Zarkasyi
Sinyal Buruk Penegakan Hukum, Tembok Bungkam APH di Parimo Soal Tambang Buranga
Hukum Baru, Masalah Lama - Mengapa KUHP Nasional Langsung Digugat ke MK?
Tabir Monopoli Tambang Buranga, Polres Parigi Moutong Tegaskan Belum Ada Bukti Keterlibatan Pemodal Besar
Warga Terkejut, Pemuda yang Dikira Tewas Hadir di Rumah Duka