• Senin, 20 Juli 2026

Penembakan Misterius di Bone, Pengacara Korban Sengketa Lahan Jadi Target

.
Nur Rafiqa, Sulawesi Today
- Rabu, 1 Januari 2025 | 13:10 WIB
Tragedi penembakan pengacara di Bone pada malam Tahun Baru membuka tabir kelam risiko profesi hukum. Apa motif sebenarnya? Ikuti berita terbaru!
Tragedi penembakan pengacara di Bone pada malam Tahun Baru membuka tabir kelam risiko profesi hukum. Apa motif sebenarnya? Ikuti berita terbaru!

Sulawesitoday - Malam pergantian tahun di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, berubah menjadi tragedi. Seorang pengacara ternama asal Makassar, Rudi S Gani (48), tewas ditembak oleh orang tak dikenal (OTK). Peristiwa ini terjadi di rumah istrinya, Desa Pattuku Limpoe, Kecamatan Lappariaja, pada Selasa (31/12/2024) malam.

Rudi sedang menikmati makan malam bersama keluarganya saat insiden terjadi. Menurut Burhan S Gani, kakak korban, sebuah peluru menghantam wajah Rudi tepat di dekat mata kanan. "Kami sempat melihat kendaraan mencurigakan berhenti di halaman sebelum peristiwa itu," ujar Burhan. Kendaraan tersebut kabur tak lama setelah penembakan.

Jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk diautopsi. Pihak keluarga berharap kepolisian dapat segera mengungkap pelaku penembakan ini dan membawa mereka ke pengadilan.

Misteri Kendaraan Mencurigakan

Sebelum penembakan terjadi, sebuah kendaraan yang tak dikenal sempat terlihat berhenti di halaman rumah korban. Kendaraan itu, menurut saksi, segera melarikan diri usai insiden tersebut. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai pelaku maupun motif di balik penembakan ini.

Baca Juga: Konflik di Desa Roka dan Runggu, Panah dan Senjata Tajam Warnai Malam Tahun Baru

Rudi diketahui berada di Bone untuk menangani kasus sengketa lahan. “Dia tidak punya musuh, tapi sebagai pengacara banyak kasus berat yang dia tangani,” ungkap Burhan. Apakah pekerjaan Rudi yang penuh risiko ini menjadi alasan di balik serangan tersebut?

Desakan Pengungkapan Kasus

Kasus ini menambah daftar panjang kekerasan terhadap para penegak hukum di Indonesia. Keluarga korban menegaskan pentingnya pengungkapan kasus untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan para profesional hukum. “Kami hanya ingin keadilan,” tegas Burhan.

Peristiwa tragis ini juga mengingatkan kita tentang pentingnya perlindungan hukum bagi individu yang bekerja di sektor yang rawan konflik. Kepolisian diharapkan segera memberikan keterangan resmi agar keluarga korban tidak terus hidup dalam ketidakpastian.

Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday

Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.

Editor: Nur Rafiqa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini