Sulawesitoday - Dalam sebuah postingan resmi di akun FB, Walikota Palu H. Hadiyanto Rasyid menyampaikan antusiasme atas kemajuan pembangunan kota yang tengah dijalankan bersama Ibu Wawali @imeldalilianamuhidin.
Unggahan tersebut membuka lembaran agenda strategis yang melibatkan perjalanan dinamis ke Jakarta, serta kegiatan lanjutan pasca libur Lebaran di ibu kota provinsi.
Sepekan yang lalu, di ibukota, rangkaian kegiatan dimulai dengan menghadiri acara Teras Negeri yang diselenggarakan bersama Tempo.
Di sela-sela pertemuan, dilakukan diskusi mendalam dengan pejabat BUMN guna membuka ruang kerjasama pembiayaan pembangunan daerah.
Tak berhenti sampai di situ, rapat khusus bersama investor mancanegara asal Jepang dan Inggris membahas potensi kerjasama dalam pengelolaan sampah di TPA Kawatuna, menandakan tekad pemerintah kota untuk menghadirkan solusi inovatif bagi permasalahan lingkungan.
Kembali ke Palu, langkah selanjutnya tersaji pada hari Selasa pagi (15/4) ketika Walikota bersama Ibu Wawali menyambangi kantor dan menggelar berbagai agenda pemeriksaan.
Sore harinya, tim mengecek kondisi drainase di kawasan Palu Barat, memastikan sistem pengalihan air telah bekerja optimal untuk mencegah banjir.
Progres pemasangan tower lampu di Taman Lasoso pun mendapatkan perhatian khusus, menandai komitmen dalam penciptaan ruang publik yang nyaman dan terintegrasi.
Disamping itu, perbaikan sayap patung Garuda di Taman Nasional turut mendapat sorotan, mengingat ikon tersebut merupakan simbol kebanggaan dan identitas kota.
Baca Juga: Antrian Panjang dan Pre-Order Emas, Fenomena Panas di Outlet Pegadaian Makassar
Dalam kesempatan itu, pihak pemerintah menegaskan bahwa tata ulang area UMKM di Taman Lasoso akan segera direalisasikan pada tahun depan.
Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan estetika ruang publik, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi pedagang dan pengunjung, sehingga merangsang pertumbuhan ekonomi lokal.
Pada periode kedua, komitmen dan fokus kerja semakin diperketat.
“Kami bekerja dengan tensi tinggi agar setiap program berjalan sesuai target, sehingga Palu tidak hanya layak dijadikan ibukota provinsi, tetapi juga dapat menjadi contoh bagi daerah lain,” ujar H. Hadiyanto Rasyid.
Artikel Terkait
Operasi SAR Gabungan Intensif Lacak Warga 29 Tahun Diduga Terseret Arus Sungai di Torue
Tujuh Rumah Hanyut dan Dua Jembatan Runtuh, Banjir Sapu Desa di Parigi Moutong
Penangkapan ARM Ungkap Kasus Pencurian Motor pada 10 Lokasi di Gorontalo
Viral Uang Kertas Biru Rp5.000, Kesalahan Cetak atau Editan Digital?
Antrian Panjang dan Pre-Order Emas, Fenomena Panas di Outlet Pegadaian Makassar