Sulawesitoday - Hari Pers Nasional tahun ini terasa punya makna khusus di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo). Tidak ada perayaan yang berlebihan. Hanya sebuah pertemuan sederhana namun sarat makna antara Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dengan para kuli tinta,.
Sosok di balik pertemuan itu adalah Hairudin. Jabatan resminya adalah Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo Parimo. Baginya, wartawan bukan sekadar peliput berita. Mereka adalah kawan seperjuangan.
“Dinas Kominfo merupakan salah satu mitra strategis media dalam mendukung kerja Pemerintah Daerah Parigi Moutong,” ujar Hairudin pada hari Selasa itu.
Logikanya sederhana. Pemerintah daerah punya banyak program pembangunan. Ada kebijakan baru. Ada hasil kerja nyata. Namun, semua itu tidak akan sampai ke telinga rakyat tanpa bantuan media,. Media adalah jembatannya.
Hubungan yang dibangun pun tidak boleh asal-asalan. Harus harmonis. Harus ada komunikasi yang baik dan berkelanjutan. Tujuannya cuma satu: agar informasi yang sampai ke masyarakat benar-benar akurat dan transparan. Bukan berita hoaks atau informasi yang berat sebelah.
Hairudin sadar betul akan hal itu. Maka, ia terus berupaya menjalin silaturahmi yang erat dengan insan pers. Ia ingin masyarakat memperoleh informasi yang benar dan berimbang mengenai apa saja yang sudah dikerjakan Pemerintah Kabupaten Parimo.
“Jelas kami dari Diskominfo tetap menjalin hubungan dengan teman-teman media untuk menyampaikan berbagai informasi dan publikasi yang ada di Pemerintah Kabupaten Parimo,” jelasnya dengan mantap.
Harapannya besar. Jika masyarakat paham apa yang sedang dibangun oleh pemerintahnya, maka rasa memiliki itu akan muncul. Rakyat tidak lagi hanya menjadi penonton, tapi ikut ambil bagian dalam pembangunan daerah.
Partisipasi publik. Itulah kunci utamanya.
“Sekaligus mendorong partisipasi publik dalam mendukung pembangunan daerah,” pungkas Hairudin mengakhiri pembicaraan.
Parimo ingin maju. Dan kemajuan itu dimulai dari informasi yang sehat.
Diskusi Strategis RRI Tolitoli dan Kominfo Parigi Moutong Bahas Perlindungan Tower Radio
Artikel Terkait
Pansus Bongkar Anggaran Fiktif!! Tagihan Listrik Sejumlah OPD di Parimo Bengkak Rp189 Juta
Maling Digital, Waspada Modus QRIS Palsu Bisa Kuras Rekening Sampai Ludes!
Sisa Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Begini Cara Akumulasi di Telkomsel, XL dan Indosat
Mengenal Bansos Berbasis Kuota Desa, Mengapa Tidak Semua Warga Miskin Otomatis Dapat?
Penerima Bansos Kini Dinamis, Ada yang Check-out dan Check-in Tiap Tiga Bulan