Sulawesitoday - Mungkin H.G. Wells harus menulis ulang bukunya. Mesin waktu itu ternyata tidak perlu berbentuk kapsul rumit dengan banyak kabel. Cukup layar di genggaman. Namanya: Google Maps.
Banyak yang belum sadar. Di balik peta digital itu, ada lorong waktu yang tersimpan rapi. Lewat fitur Street View, siapa pun bisa melompat ke masa lalu. Melihat bagaimana sebuah gedung tumbuh, atau mengenang toko kelontong yang kini sudah jadi gerai kopi kekinian.
Google memang raksasa yang rajin. Mobil-mobil khususnya berkeliling tanpa lelah. Membawa kamera canggih di atapnya. Menembus macetnya Jakarta hingga pelosok dusun. Semua direkam. Semua diarsipkan.
"Street View kini mengoleksi ratusan miliar gambar dari seratusan negara," tulis salah satu laporan resminya.
Itu bukan sekadar angka. Itu adalah bank memori digital yang masif. Pengguna tidak hanya bisa melihat rute jalan agar tidak tersesat, tapi juga bisa melakukan komparasi visual. Bagaimana rupa jalanan sepuluh tahun lalu dibandingkan dengan hiruk-pikuk hari ini.
Terkadang, ada momen yang tak terduga ikut terekam. Sosok kakek yang kini sudah tiada sedang duduk di depan teras, atau pohon mangga yang kini tinggal kenangan.
Cara "terbang" ke masa lalu ini pun sederhana. Tidak butuh ritual khusus.
Langkah di Komputer
Bagi yang duduk di depan meja kerja, caranya sangat praktis:
- Cari Lokasi: Ketik wilayah yang dituju di kolom pencarian.
- Si Orang Oranye: Seret ikon Pegman (siluet orang oranye di sudut bawah) ke jalan yang ingin dilihat.
- Pilih Waktu: Di kotak kiri atas, klik menu "See more dates".
- Pilih Tahun: Geser foto-foto yang tersedia sesuai tahun yang diinginkan.
Langkah di Ponsel
Bagi yang sedang di jalan atau bersantai, begini alurnya:
- Buka Aplikasi: Aktifkan Google Maps.
- Pilih Layer: Klik ikon lapisan di kanan atas, pilih Street View.
- Ketuk Jalur: Pilih garis biru di peta.
- Jelajahi Waktu: Ketuk "See more dates" di bagian bawah dan pilih tahun yang diinginkan.
Dunia memang sudah berubah. Dulu, sejarah ditulis oleh pemenang perang. Sekarang, sejarah direkam oleh mobil Google yang lewat di depan rumah.
Ditinggal Raksasa Teknologi, China Kehilangan Mahkota Manufaktur Smartphone ke India
Artikel Terkait
Bukan 21 Hari Lalu Habis, Bahlil Bongkar Cara Kerja Stok BBM Indonesia di Tengah Perang
Hati-hati! 11 Aplikasi Populer di HP Anda Ini Ternyata Buatan Mantan Intelijen Israel
Apple Pangkas Komisi App Store China Jadi 25 Persen Setelah Tekanan Regulator Beijing
Ilmuwan China Ciptakan Baterai Mobil Listrik Seribu Km Sekali Cas, Ini Teknologinya
Ditinggal Raksasa Teknologi, China Kehilangan Mahkota Manufaktur Smartphone ke India