Sulawesitoday - Poso, ibukota yang perlahan beranjak dari bayang-bayang konflik. Namun, siapa sangka, sesekali "warisan" masa lalu masih muncul dari sela-sela kehidupan.
Seperti yang dialami seorang warga Lawanga Tawongan, Poso, yang terkejut saat mencari rumput pakan kambingnya, justru menemukan senjata api rakitan. Sebuah pengingat, bahwa damai kadang tak berarti tanpa jejak.
Rabu (11/6/2025) pagi, matahari belum terlalu tinggi saat pria itu mulai menyusuri semak belukar di Lawanga Induk, Poso Kota Utara. Niatnya sederhana, mencari santapan hijau untuk kambing-kambing peliharaannya.
Rutinitas yang mestinya tenang, tiba-tiba buyar kala matanya menangkap sesuatu yang janggal tergeletak di tanah. Sebuah benda logam, berkarat, namun bentuknya tak asing.
"Awalnya saya kira besi tua biasa," tuturnya, seolah masih diselubungi rasa kaget. Namun, setelah diamati lebih dekat, benda itu jelas bukan sekadar potongan besi, melainkan senjata api rakitan laras pendek yang usang dimakan waktu.
Tanpa buang waktu, ia bergegas melaporkan temuan tersebut kepada aparat kepolisian terdekat. Langkah sigap yang patut diacungi jempol.
Tak butuh waktu lama, laporan itu sampai ke telinga Tim Satgas 1 Ops Madago Raya Unit 3 Poso. Bersama Kapolsek Poso Kota, AKP Supriadi Bakri, mereka langsung meluncur ke lokasi kejadian. Pukul 10.15 Wita, benda berkarat itu berhasil diamankan.
Dari kondisinya, jelas senjata itu sudah lama teronggok, mungkin ditinggalkan begitu saja di tengah semak, menjadi saksi bisu dari cerita yang terkubur.
Kaops Madago Raya, Kombes Pol. Boy F.S. Samola, melalui Kasubsatgas Humas, AKP Basirun Laele, mengkonfirmasi penemuan tersebut. Ia menegaskan, senjata rakitan itu tak ada kaitannya dengan jaringan terorisme aktif.
"Dugaan sementara, senjata ini sisa konflik Poso beberapa tahun lalu. Tidak ada indikasi keterkaitan dengan jaringan teroris aktif," ungkap AKP Basirun, menepis kekhawatiran yang mungkin muncul.
Baca Juga: IUP Dicabut, Aktivis Menduga Gimik Lama di Balik Senyap Raja Ampat
Penemuan ini menjadi semacam alarm kecil. Bahwa meski Poso terus berbenah menuju situasi yang lebih kondusif, jejak-jejak masa lalu masih bisa muncul ke permukaan.
Aparat mengapresiasi warga yang tak segan melapor, sekaligus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.
"Ini bukti kerja sama masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan wilayah," tandasnya. Sebuah panggilan untuk terus menjaga keamanan, bersama-sama.
Artikel Terkait
Bekuk Pengedar Sabu di Tavanjuka, Polresta Palu Amankan 16,46 Gram dan Segel Jejak Gelap Narkotika
Pemasyarakatan Sulteng Rombak Paradigma, PK dan Psikolog Jadi Jantung Keadilan Baru
Benang Merah Skandal Judi Online, Abindra Bongkar Grup Service AC di Komdigi
Indonesia Borong 48 Jet Tempur KAAN, Turki Sumringah
IUP Dicabut, Aktivis Menduga Gimik Lama di Balik Senyap Raja Ampat