• Selasa, 21 Juli 2026

Petani Poso Temukan Senjata Api Berkarat, Kenangan dari Konflik Lama Muncul

.
Aswadin, Sulawesi Today
- Kamis, 12 Juni 2025 | 14:00 WIB
Aktivitas cari rumput pakan kambing di Poso berujung penemuan senjata api rakitan. Diduga sisa konflik, ini pengingat Poso belum sepenuhnya terbebas dari masa lalu.
Aktivitas cari rumput pakan kambing di Poso berujung penemuan senjata api rakitan. Diduga sisa konflik, ini pengingat Poso belum sepenuhnya terbebas dari masa lalu.

Sulawesitoday - Poso, ibukota yang perlahan beranjak dari bayang-bayang konflik. Namun, siapa sangka, sesekali "warisan" masa lalu masih muncul dari sela-sela kehidupan.

Seperti yang dialami seorang warga Lawanga Tawongan, Poso, yang terkejut saat mencari rumput pakan kambingnya, justru menemukan senjata api rakitan. Sebuah pengingat, bahwa damai kadang tak berarti tanpa jejak.

Rabu (11/6/2025) pagi, matahari belum terlalu tinggi saat pria itu mulai menyusuri semak belukar di Lawanga Induk, Poso Kota Utara. Niatnya sederhana, mencari santapan hijau untuk kambing-kambing peliharaannya.

Rutinitas yang mestinya tenang, tiba-tiba buyar kala matanya menangkap sesuatu yang janggal tergeletak di tanah. Sebuah benda logam, berkarat, namun bentuknya tak asing.

"Awalnya saya kira besi tua biasa," tuturnya, seolah masih diselubungi rasa kaget. Namun, setelah diamati lebih dekat, benda itu jelas bukan sekadar potongan besi, melainkan senjata api rakitan laras pendek yang usang dimakan waktu.

Tanpa buang waktu, ia bergegas melaporkan temuan tersebut kepada aparat kepolisian terdekat. Langkah sigap yang patut diacungi jempol.

Tak butuh waktu lama, laporan itu sampai ke telinga Tim Satgas 1 Ops Madago Raya Unit 3 Poso. Bersama Kapolsek Poso Kota, AKP Supriadi Bakri, mereka langsung meluncur ke lokasi kejadian. Pukul 10.15 Wita, benda berkarat itu berhasil diamankan.

Dari kondisinya, jelas senjata itu sudah lama teronggok, mungkin ditinggalkan begitu saja di tengah semak, menjadi saksi bisu dari cerita yang terkubur.

Kaops Madago Raya, Kombes Pol. Boy F.S. Samola, melalui Kasubsatgas Humas, AKP Basirun Laele, mengkonfirmasi penemuan tersebut. Ia menegaskan, senjata rakitan itu tak ada kaitannya dengan jaringan terorisme aktif.

"Dugaan sementara, senjata ini sisa konflik Poso beberapa tahun lalu. Tidak ada indikasi keterkaitan dengan jaringan teroris aktif," ungkap AKP Basirun, menepis kekhawatiran yang mungkin muncul.

Baca Juga: IUP Dicabut, Aktivis Menduga Gimik Lama di Balik Senyap Raja Ampat

Penemuan ini menjadi semacam alarm kecil. Bahwa meski Poso terus berbenah menuju situasi yang lebih kondusif, jejak-jejak masa lalu masih bisa muncul ke permukaan.

Aparat mengapresiasi warga yang tak segan melapor, sekaligus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.

"Ini bukti kerja sama masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan wilayah," tandasnya. Sebuah panggilan untuk terus menjaga keamanan, bersama-sama.

Editor: Aswadin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini