Situasi ini menjadi gambaran, bagaimana dinamika pasokan dari hulu ke hilir, ditambah gejolak cuaca dan kebutuhan daerah lain, dapat menciptakan riak besar di pasar-pasar tradisional kita.
Akankah intervensi Bulog cukup kuat membendung arus kenaikan, ataukah harga komoditas lain akan ikut "terbang" seperti tomat? Waktu akan menjawabnya.
Artikel Terkait
DPRD Sulteng Resmi Ketuk Palu, 7 Sosok Ini Kawal KPID Periode 2025-2028!
Kejagung Geledah Kantor GoTo, Investigasi Korupsi Chromebook Makin Panas
Kejari Morowali Sita Ore Nikel Ilegal di Bahodopi, Pelaku Tambang Koridor Diburu!
Operasi Patuh Tinombala Sulteng 2025, Strategi Mpuu Polda Ntuvu Kecelakaan mo Pomaesa Disiplin Berlalu Lintas
Gubernur Sulteng Kaji Perpanjangan Diskon Pajak Mobil, Harapan Baru Pasar Otomotif Lokal!