• Rabu, 22 Juli 2026

Warga Kasimbar Parimo Temukan Tetangga Membusuk di Dapur, Diduga Meninggal 4 Hari Lalu

.
Muhammad Aqil Azizi, Sulawesi Today
- Rabu, 18 Maret 2026 | 19:28 WIB
Warga Dusun Siantas Kasimbar geger temukan SM (58) membusuk di dapur. Polisi: tidak ada tanda kekerasan, rumah terkunci dari dalam.
Warga Dusun Siantas Kasimbar geger temukan SM (58) membusuk di dapur. Polisi: tidak ada tanda kekerasan, rumah terkunci dari dalam.

Sulawesitoday - Bau itu yang pertama kali berbicara.

Bukan teriakan. Bukan laporan resmi. Bukan pula rekaman kamera. Hanya bau — menyengat, menyayat hidung — yang menguar dari balik pintu sebuah rumah di Dusun Siantas, Desa Tovalo, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (17/3/2026) sore.

Raslin, warga setempat, sudah beberapa hari merasa ada yang ganjil. Tetangganya — seorang pria berinisial SM, 58 tahun — tak kunjung terlihat. Tidak di warung. Tidak di jalan. Tidak di mana pun.

Sekitar pukul 16.00 WITA, rasa penasaran itu mendorong Raslin mendatangi rumah SM. Sebelum sempat mengetuk pintu, hidungnya sudah mendapat jawaban lebih dulu. Bau busuk menusuk. Keras. Menyebar.

Dipanggil. Tidak ada jawaban. Dipanggil lagi. Tetap sunyi.

Yang bergerak hanya lalat — beterbangan dari celah-celah pintu yang tertutup rapat.

Raslin mengintip dari sela dinding. Dan di sanalah SM — tergeletak tak bernyawa, dalam posisi tengkurap, di lantai dapur rumahnya sendiri.

Kabar itu menyebar cepat. Warga berdatangan. Suasana dusun yang biasanya lengang mendadak riuh.

Polsek Kasimbar bergerak sigap. Dipimpin langsung oleh Kapolsek IPDA I Komang Sukania, petugas tiba di lokasi sekitar pukul 16.30 WITA — tiga puluh menit setelah laporan pertama masuk. Mereka mendapati kerumunan warga dan aroma yang bahkan dari luar rumah pun sudah terasa menyiksa.

Pintu dibuka. Jenazah SM ditemukan persis seperti yang dilaporkan — tengkurap di dapur, dalam kondisi sudah membusuk.

Berdasarkan pemeriksaan awal, SM diperkirakan telah meninggal tiga hingga empat hari sebelum ditemukan. Artinya, selama berhari-hari, ia terbaring sendirian di rumah itu — tanpa ada yang tahu, tanpa ada yang datang.

Jenazah kemudian dievakuasi bersama tenaga medis dari Puskesmas Kasimbar untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Lalu pertanyaan besar pun menggantung: apa penyebab kematiannya?

Polisi belum bisa menjawab. Tapi mereka punya petunjuk awal yang cukup penting.

Halaman:

Editor: Muhammad Aqil Azizi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini