Sulawesitoday - Pondasi moral. Itulah kata kuncinya. Tanpa itu, bangunan birokrasi akan rapuh.
Selasa, 3 Februari 2026. Aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Parigi dipenuhi seratusan orang. Mereka adalah para abdi negara dari wilayah yang disingkat SABATU: Sausu, Balinggi, dan Torue.,
Di sana ada Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulteng, H. Moh. Taslim. Hadir pula Kepala Kantor Kemenag Parimo, H. As’at Latopada, beserta jajarannya.
Pesannya lugas. Tidak bertele-tele. ASN Kemenag harus memiliki fondasi moral yang baik. Caranya? Dengan mengubah cara pandang terhadap pekerjaan.,
“Jadikan kerja adalah sebuah ibadah,” tegas Taslim di hadapan para peserta.
Pandangannya jelas. Jabatan bukanlah kekuasaan mutlak, melainkan amanah. Sebuah titipan Tuhan yang kelak harus dipertanggungjawabkan. Tidak hanya di dunia, tapi sampai ke akhirat.
Maka, melayani masyarakat tidak boleh ada embel-embelnya. Harus ikhlas dan tanpa pamrih. Satu hal yang ditekankan dengan sangat keras: jauhi pungutan liar. Melayani itu sudah menjadi tugas, bukan ajang mencari keuntungan pribadi.
Sikap adil juga menjadi sorotan utama. Pelayanan tidak boleh pilih kasih. Tidak boleh melihat status sosial. Tidak boleh memandang perbedaan agama. Bahkan, tidak boleh karena alasan kedekatan emosional pribadi. Semua lapisan masyarakat berhak mendapatkan pelayanan yang sama.
Pertemuan itu dihadiri lengkap. Mulai dari para Kepala Madrasah tingkat Ibtidaiyah hingga Aliyah, sampai para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) di wilayah SABATU.
Di akhir arahannya, Taslim menitipkan satu harapan besar. Seluruh pegawai harus terus meningkatkan kompetensi diri. Ekosistem kerja harus dijaga agar tetap harmonis.
Sebab, lingkungan kerja yang sehat akan melahirkan pelayanan yang hebat.
Baca Juga: PSN NEPIE Parigi Moutong, Janji Energi Hijau di Tengah Ancaman Konflik Sosial
Artikel Terkait
Setelah Penantian Panjang, 300 ASN PPPK Kemenag Dilantik Tahap I Formasi 2024
12,5 Juta Siswa Lintas Agama Dapat Layanan Cek Kesehatan Gratis dari Kemenag, Program Jadi Simbol Persatuan
Transformasi Agile Kemenag, Melampaui Rutinitas Hari Amal Bhakti ke-80
Dua Kakak Beradik Raih Satya Lencana Karya Satya 30 Tahun di Kemenag Parimo