Negara rupanya ingin menghargai yayasan atau mitra yang mau berinvestasi menyediakan tempat, alat, dan sistem untuk memasak makanan bergizi. Ibaratnya, itu adalah "biaya sewa" atau apresiasi karena fasilitas itu harus siap siaga setiap saat.
Aturannya pun unik:
Dibayar 6 hari dalam sepekan.
Tetap cair meski sekolah libur atau tanggal merah.
Berlaku selama 2 tahun masa operasi.
Kenapa tetap cair saat libur? Karena investasi fasilitas itu besar. Alat-alat harus dirawat. Pegawai mungkin harus tetap digaji. Negara ingin menjamin bahwa layanan ini tidak "setengah hati".
Politik dan Nasi Gratis
Masalahnya, di media sosial, penjelasan teknis sepanjang itu tidak laku. Yang laku adalah potongan video orang joget dan angka Rp 6 juta.
Hendrik mencium ada aroma lain. Ia merasa ada pihak yang sengaja ingin merusak citra program Makan Bergizi Gratis. Membenturkan rakyat dengan program presiden melalui dirinya.
"Program ini bagus. Saya ingin menjaga nama baik Presiden dan BGN," tegasnya.
Memang, mengelola program raksasa seperti MBG ini tantangannya bukan cuma soal gizi. Tapi soal persepsi. Di era algoritma, kebenaran sering kalah cepat dari kemarahan.
Hendrik sudah melapor ke Polres Cimahi. Ia ingin membuktikan bahwa jogetnya bukan bentuk penghinaan, melainkan kegembiraan seorang mitra yang merasa program ini berjalan sesuai aturan.
Kini, bola panas ada di tangan kepolisian. Dan mungkin, di tangan netizen yang mulai harus belajar membaca Juknis sebelum mengetik komentar.
Dunia memang sudah berubah. Dulu, orang takut pada aturan. Sekarang, orang lebih takut pada potongan video 15 detik.
Lupakan Antre BBM! Peneliti Pohang Temukan Rahasia Baterai EV Jarak Jauh Skala Mikro
Artikel Terkait
OPPO A6t Pro 5G: Baterai 7000 mAh dan Tahan Air Ekstrem, Layak Harga 4 Jutaan?
Satu Genggaman! OpenAI Siapkan Aplikasi Terpadu ChatGPT dan Atlas untuk Saingi Anthropic
Viral! Bukan Cuma Jago Drill, Central Cee Sibuk Bungkus Paket Lebaran Lansia di Singapura
WFH Jadi Jurus Pemerintah Tekan Konsumsi BBM Pasca Lebaran 2026 Akibat Konflik Hormuz
Lupakan Antre BBM! Peneliti Pohang Temukan Rahasia Baterai EV Jarak Jauh Skala Mikro