Lihat postingan ini di Instagram
Sulawesitoday - Anak-anak pekerja migran Indonesia di Arab Saudi berpeluang besar mencicipi program Makan Bergizi Gratis untuk pertama kalinya di luar negeri.
"Mereka adalah warga negara Indonesia yang memiliki hak sama untuk memperoleh manfaat program ini," ujar Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana.
Langkah awal dimulai dengan menjajaki kesiapan fasilitas di Sekolah Indonesia Jeddah.
Baca Juga: Parigi Moutong Bidik Status Proyek Strategis Nasional Lewat Komoditas Unggulan
Lembaga pendidikan ini sekarang menampung lebih dari seribu siswa dari keluarga ekspatriat.
Ide membagikan makanan sehat muncul setelah para murid di sana mengutarakan keinginan mereka secara langsung.
Mereka ingin merasakan program nasional yang sedang berjalan di tanah air.
Manajemen institusi menyambut baik rencana ini demi meningkatkan kualitas nutrisi anak didik.
Pemerintah pusat kini sedang mematangkan formula pengiriman dan pengawasan anggaran.
Rencana besar ini segera dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto selaku pemegang keputusan tertinggi.
Baca Juga: Alur Air Tambang Longsorkan Dapur Warga, Wali Kota Palu Berang
Persetujuan kepala negara menjadi kunci utama dimulainya proyek percontohan tersebut.
Jika berjalan lancar sekolah di kota pelabuhan itu resmi menjadi lokasi uji coba pertama.
Artikel Terkait
Korban Rugi Miliaran, Pemilik WO Marwah Malah Sesumbar Bisa Bangun Bisnis Baru Jika Bebas
Sisa Bom Perang Dunia Kedua Meledak di Pesisir Biak, Korban Hilang Masih Dicari
Alur Air Tambang Longsorkan Dapur Warga, Wali Kota Palu Berang
Wabup Majene Ingatkan Aparatur Jangan Cuma Jadikan Pancasila Slogan Pelayanan
Parigi Moutong Bidik Status Proyek Strategis Nasional Lewat Komoditas Unggulan