Cirebon Darurat Perceraian Akibat Judi Online, PA Kebanjiran Kasus
Sulawesitoday - Pada tahun 2023, Pengadilan Agama (PA) Cirebon mencatat 1.021 kasus perceraian di Kota Cirebon.
Dari jumlah tersebut, 669 adalah gugatan cerai dan 208 cerai talak.
Angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan judi online disebut sebagai salah satu penyebab utama perceraian.
PA Cirebon: Judi Online Sebagai Pemicu Utama
Ketua PA Cirebon, Achmad Cholil, menyatakan bahwa judi online telah menjadi faktor signifikan dalam kasus perceraian yang diajukan di Cirebon.
Pada Jumat, 2 Agustus 2024, ia mengungkapkan bahwa banyak istri mengajukan gugatan cerai karena suami mereka terlibat dalam judi online.
“Perilaku ini mengakibatkan keretakan hubungan rumah tangga dan berkurangnya nafkah keluarga,” ujarnya.
Proses Mediasi
PA Cirebon berupaya membantu pasangan yang mengajukan perceraian dengan memfasilitasi dan memediasi mereka.
Achmad Cholil menjelaskan bahwa terdapat dua kategori keberhasilan dalam mediasi, yaitu berhasil seluruhnya dan berhasil sebagian.
“Keberhasilan seluruhnya berarti pasangan batal bercerai, sedangkan keberhasilan sebagian berarti perceraian tetap terjadi, tetapi permasalahan setelahnya, seperti hak asuh anak dan pembagian harta, dapat diselesaikan dengan baik,” jelasnya.
Tindakan Pemerintah
Anggota Komisi III DPR, Didik Mukrianto, menyoroti pertumbuhan judi online yang masif di Indonesia dan menyerukan tindakan tegas dari pemerintah.
“Pemberantasan judi online harus lebih komprehensif, masif, terintegrasi, dan berkesinambungan dengan melibatkan masyarakat,” katanya.
Didik juga menekankan pentingnya menangkap dan menindak tegas para bandar, beking, dan influencer judi online.
Kerjasama Lintas Negara
Didik Mukrianto mendesak pemerintah untuk bekerja sama dengan negara lain dalam memberantas judi online yang beroperasi lintas negara.
Artikel Terkait
Oknum ASN Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara karena Judi Online
Judi Online Kian Marak, Kemenkumham Sulteng Periksa Handphone Pegawai
Polri Selidiki Sosok Inisial T sebagai Pengendali Judi Online di Indonesia