Sulawesitoday - Viral di Medsos, kabar penemuan MH370 menarik perhatian publik global setelah hampir satu dekade hilang misterius.
Seorang ilmuwan Australia, Vincent Lyne, mengklaim telah menemukan lokasi jatuhnya MH370 di Samudra Hindia bagian selatan pada Agustus 2024.
Lyne menyatakan MH370 berada di sebuah palung dalam di ujung timur Broken Ridge, berdasar analisis data komunikasi terakhir pesawat tersebut.
Penelitian Lyne juga mendukung teori pendaratan terkendali, berbeda dari dugaan kehabisan bahan bakar, namun klaim ini masih perlu verifikasi.
Informasi Terbaru Penemuan MH370
Pada 28 Agustus 2024, Lyne mengungkap hasil penelitiannya berjudul "Final Two Communications from MH370 Suggest Controlled Eastward Descent."
Ia menduga MH370 berada di palung sedalam 6.000 meter di Samudra Hindia, didasarkan titik perpotongan garis bujur Bandara Penang dan data simulator.
Lyne menyebut, hilangnya MH370 bukan disebabkan kehabisan bahan bakar, melainkan aksi pilot untuk "menghilang sempurna" di lautan dalam.
Analisis ini juga membandingkan kerusakan sayap MH370 dengan pendaratan US Airways 1549 di Sungai Hudson yang dikenal sebagai "Miracle on the Hudson."
Dukungan dan Kritik terhadap Klaim Lyne
Teori Lyne mendapat dukungan dari mantan investigator kecelakaan udara Kanada, Larry Vance, yang juga meyakini pendaratan terkendali MH370.
Namun, beberapa ahli skeptis menyebut bukti tidak cukup kuat dan data satelit tidak mendukung teori Lyne tentang pendaratan terkendali.
Artikel Terkait
Viral Netizen di Aceh Menolak Kehadiran Mbak Rara Pawang Hujan, Dapat Teguran dari Pj Gubernur dan Dipulangkan PT Wijaya Karya Gedung
Viral Kembali Video Hotman Paris Bersama Azizah Salsha Joget di Bali, Hotman Menegaskan Pertemuan Itu Terjadi Secara Kebetulan
Viral Oknum Ojol Ngumpat Tak Pantas kepada Pegawai Coffee Shop Disabilitas Tuli di Depok Terekam dan Jadi Sorotan Medsos