Sulawesitoday - Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Sungai Remu, Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Minggu (3/11) pagi. Sebuah mobil Avanza yang melaju dari arah Universitas Muhammadiyah (Unamin) menuju Arteri tiba-tiba tergelincir ke dalam gorong-gorong jalan dekat pertashop di Km 8. Sopir mobil yang berinisial JG (21) meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara lima penumpang lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Sele Be Solu untuk perawatan lebih lanjut.
Menurut keterangan Kanit Lakalantas Polresta Sorong Kota, Ipda Aminuddin, kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.35 WIT saat mobil melaju di jalan raya.
Baca Juga: BMKG Pastikan Tanah Bergerak di Mamuju Tengah Bukan Karena Gempa, Apa Penyebabnya?
"Laka lantas ini terjadi di perempatan pertashop dekat km 8. Sopir tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya sehingga menabrak lubang yang berada di samping gorong-gorong. Mobil kemudian terpental dan akhirnya masuk ke dalam gorong-gorong," jelas Aminuddin, Senin (4/11).
Dampak dari kecelakaan ini sungguh mengerikan, terutama karena sopir meninggal di lokasi dan penumpang lainnya mengalami berbagai luka, baik ringan maupun serius.
Lima penumpang yang terluka, yaitu JT (28), FG (24), JM (32), serta dua lainnya berinisial CH dan JG (20), langsung dievakuasi oleh petugas dan dibawa ke rumah sakit. Kecelakaan ini menggambarkan kembali betapa berbahayanya jalan raya jika pengemudi kehilangan kontrol.
“Akibat kecelakaan tersebut, kelima korban dibawa ke Rumah Sakit Sele Be Solu untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” ungkap Aminuddin.
Baca Juga: Hujan Deras Guyur Makassar, Motor Pengendara Mogok di Tengah Genangan: Waspada Risiko Cuaca Ekstrem
Kecelakaan tunggal ini menyoroti kebutuhan mendesak untuk memperhatikan kondisi jalan dan infrastruktur di kawasan ini. Banyak pihak mengungkapkan kekhawatiran atas buruknya kualitas jalan di beberapa titik di Sorong, yang sering kali diabaikan meskipun sudah lama rusak. Lubang di samping gorong-gorong yang menyebabkan kecelakaan ini diduga menjadi faktor utama dalam insiden tragis tersebut.
Kecelakaan ini bukanlah yang pertama terjadi di lokasi tersebut, menurut warga setempat, dan sebagian besar disebabkan oleh kurangnya pemeliharaan jalan yang memadai.
Baca Juga: Manisnya Pose Penyu Bahama di Dasar Laut, Ternyata Ekosistem Ini Sangat Krusial bagi Mereka!
Sebagai pengemudi, kontrol penuh terhadap kendaraan di jalan adalah kunci untuk menghindari kecelakaan. Namun, faktor eksternal seperti lubang jalan, kondisi cuaca, serta jarak pandang yang terbatas sering kali menambah risiko.
Para ahli keselamatan jalan raya menyarankan para pengendara untuk berhati-hati, terutama di sekitar area dengan jalanan yang rusak dan gorong-gorong terbuka. Upaya perbaikan infrastruktur juga diperlukan untuk memastikan keamanan di area berisiko.
Artikel Terkait
Bobby Si Kucing Eksis! Penggemar Tak Henti Berkomentar Usai Gigit Presiden Prabowo, Lihat Reaksinya
Manisnya Pose Penyu Bahama di Dasar Laut, Ternyata Ekosistem Ini Sangat Krusial bagi Mereka!
Hujan Deras Guyur Makassar, Motor Pengendara Mogok di Tengah Genangan: Waspada Risiko Cuaca Ekstrem
Investigasi Polda Sulsel, Dugaan Kredit Fiktif PT TKM Rugikan Negara Rp 60 Miliar: Bank BUMN Terdampak
BMKG Pastikan Tanah Bergerak di Mamuju Tengah Bukan Karena Gempa, Apa Penyebabnya?