“Kita mapping dulu, di mana lahan-lahan BUMN yang bisa mendukung percepatan perumahan,” jelas Erick. Dengan keterlibatan dua kementerian ini, program 3 juta rumah semakin memperlihatkan arah kolaborasi yang solid, meski tetap membutuhkan dukungan lintas sektor untuk eksekusi.
3. Dukungan Hukum: Jaksa Agung Serahkan 200 Hektar Siap Bangun
Maruarar juga mengapresiasi peran Jaksa Agung Sanitair Burhanuddin dalam mempermudah akses lahan sitaan untuk kebutuhan masyarakat. Dalam rapat kabinet dan pertemuan di Kejaksaan Agung, disepakati bahwa 200 hektar lahan dari total 10.000 hektar aset sitaan sudah siap digunakan.
Baca Juga: Barang Bukti di Tangan! Polisi Pastikan Jessica Sollu Jadi Korban Kekerasan Brutal
Meski jumlah ini baru sebagian kecil dari total yang direncanakan, langkah ini menunjukkan komitmen nyata pemerintah.
“Ini perjuangan ya. Bagaimana caranya bisa gratis atau setidaknya murah untuk masyarakat kecil,” ujar Maruarar, menggambarkan visi inklusif pemerintah.
Menggunakan lahan sitaan koruptor dan tanah BUMN adalah langkah progresif, tetapi juga penuh tantangan. Program ini bukan hanya soal angka, melainkan komitmen nyata untuk memberi masyarakat kecil kesempatan memiliki rumah layak huni. Pertanyaan berikutnya adalah, seberapa cepat semua potensi ini bisa diwujudkan?
Artikel Terkait
Barang Bukti di Tangan! Polisi Pastikan Jessica Sollu Jadi Korban Kekerasan Brutal
11 Ribu Akun Higgs Domino Terbongkar: Operasi Judi Online dengan Cuan Rp 60 Juta per Bulan
Tega! Pria di Lutra Tusuk Tangan Ibu Pakai Jarum Suntik Hanya karena Tak Diberi Uang
Seleksi CPNS Kemenkumham Sulteng 2024, Tes Psikologi dan Kesehatan Digelar 20–23 November
Debat Pilkada Pemalang 2024, Vicky Prasetyo dan Dukungan Jokowi yang Jadi Sorotan