Sulawesitoday - Sulawesi Selatan kembali menggelar program subsidi penerbangan. Tahun ini, Pemprov mengalokasikan anggaran sebesar Rp 21 miliar untuk mendukung konektivitas udara di lima rute strategis. Rencana ini dijadwalkan berjalan mulai April 2025 dengan durasi pelaksanaan hingga tujuh bulan.
“Sekitar Rp 20-an miliar lah, tepatnya Rp 21 miliar,” ungkap Plt Asisten 1 Pemprov Sulsel, M Arafah, Selasa (28/1). Ia menjelaskan bahwa anggaran ini berkaca pada program serupa di tahun 2023, di mana subsidi penerbangan mencapai kontrak senilai Rp 19 miliar dengan maskapai Susi Air.
Menurut Arafah, rute yang akan mendapatkan subsidi mencakup Makassar-Selayar, Makassar-Bone, Bone-Kendari, Makassar-Masamba, serta Masamba-Sorowako. Subsidi ini diharapkan menjadi solusi atas tantangan akses transportasi udara yang selama ini dirasakan masyarakat, terutama di daerah terpencil.
Baca Juga: Libur Isra Miraj dan Imlek, RSUD Morowali Tutup Poliklinik hingga 29 Januari
“Rencananya begitu. Subsidi ini akan berlangsung sekitar tujuh bulan, dimulai bulan April. Kami berharap ini dapat berjalan lancar,” tambahnya.
Program ini sekaligus menjadi upaya pemprov untuk menebus kekecewaan tahun lalu, di mana subsidi penerbangan tahun 2024 tidak terlaksana sesuai rencana. Arafah menekankan pentingnya pelaksanaan program tahun ini sebagai langkah strategis mempercepat pembangunan infrastruktur transportasi antardaerah.
“Kami tidak ingin kendala tahun lalu terulang lagi. Harapannya, subsidi ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas dan meningkatkan konektivitas wilayah,” tuturnya penuh optimisme.
Program subsidi penerbangan ini bukan hanya soal anggaran besar, tetapi juga harapan besar bagi banyak pihak. Dari Makassar hingga Sorowako, penerbangan yang lebih terjangkau akan membuka peluang baru, baik di sektor ekonomi, pariwisata, maupun kesejahteraan sosial.
Artikel Terkait
Musim Panen Durian Tiba! Tips Pilih Packing House dan Daftar Rekomendasi di Parigi Moutong
CPNS 2024: Kanwil Kemenkum Sulteng Umumkan Tahapan Penting, Ini yang Wajib Diketahui
Banjir Terjang Desa Pasir Putih Poso, 220 KK Terdampak
Warga Buol Dikejutkan Gempa Magnitudo 4,7, Pusat Getaran di Timur Laut
Libur Isra Miraj dan Imlek, RSUD Morowali Tutup Poliklinik hingga 29 Januari